Sukses

Tumbuh Kembang Anak

16 Oct 2014, 13:36 WIB
Wanita, 35 tahun.
anak saya (laki2) udh 9 bulan tp kok belum merangkak? apakah ada anak yg tdk pake merangkak lngsng jalan ? ananknya udh ongkong2 duduk sendiri tp ga mau maju selalu minta berdiri klo diberdirikan lonjak2...........apakah ada kelainan pada anak saya kok belum bisa merangkak ?
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Pada umur 6-9 bulan, sang buah hati akan lebih interaktif dari sebelumnya, mulai menjelajahi lingkungan sekitarnya, dan lain sebagainya. Bayi akan mulai menunjukkan aktifitas:

  

      Duduk (sikap tripod-sendiri)

      Belajar berdiri, kedua kakinya menyangga sebagian berat badan

      Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang
      Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya
      Memungut 2 benda, masing-masing tangan memegang 1 benda pada saat yang bersamaan.
      Memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup
      Bersuara tanpa arti, mamama, bababa, dadada, tatata
      Mencari mainan / benda yang dijatuhkan
      Bermain tepuk tangan / cilukba
      Bergembira dengan melempar benda
      Makan kue sendiri.

 Bila sang buah hati tidak memiliki masalah dengan kesehatan yang serius mungkin anak anda hanya kurang stimulasi sehingga perkembangannya tidak sama dengan anak seusianya.maka anda dapat mencoba  memberikan stimulasi seperti berikut :

Perkembangan Motorik atau Gerak Kasar
Lanjutkan stimulasi, mengembangkan kontrol terhadap kepala, dan duduk. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak 3-6 Bulan)

Merangkak
Letakkan sebuah mainan di luar jangkauan bayi, usahakan agar ia mau merangkak ke arah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

Menarik ke posisi berdiri
Dudukkan bayi di tempat tidur, kemudian tarik bayi ke posisi berdiri. Selanjutnya, lakukan hal tersebut di atas meja, kursi atau tempat lainnya.

Berjalan berpegangan
Ketika bayi telah mampu berdiri, letakkan mainan yang disukainya di depan bayi dan jangan terlalu jauh. Buat agar bayi mau berjalan berpegangan pads ranjangnya atau perabot rumah tangga untuk mencapai mainan tersebut.

Berjalan dengan bantuan
Pegang kedua tangan bayi dan bust agar ia mau melangkah.

 

Perkembangan Motorik atau Gerak Halus
Lanjutkan stimulasi memegang benda dengan kuat, memegang benda dengan kedua tangannya, dan mengambil benda-benda kecil. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak 3-6 Bulan)

Memasukkan benda ke dalam wadah
Ajari bayi cara memasukkan mainan/ benda kecil ke dalam suatu wadah yang dibuat dari karton/kaleng/kardus/botol air mineral bekas. Setelah bayi memasukkan bends-beads tersebut ke dalam wadah, ajad cara mengeluarkan benda tersebut clan memasukkannya kembali. Pastikan benda-benda tersebut tidak berbahaya, seperti: jangan terialu kecil karena akan membuat tersedak bila benda itu tertelan.

Bermain “genderang”
Ambit kaleng kosong bekas, bagian atasnya ditutup dengan plastik/kertas tebal seperti “genderang”. Tunjukkan cara memukul “genderang” dengan sendok/centong kayo hingga menimbulkan suara.

 

 

 

Memegang alat tulis dan mencoret-coret
Sediakan krayon/pensil berwarna clan kertas bekas di atas meja. Dudukkan bayi di pangkuan anda, bantu bayi agar ia dapat memegang krayon/pensil clan ajarkan bagaimana mencoret-coret kertas.

Bermain mainan yang mengapung di air
Buat mainan dari karton bekas/kotak/gelas plastik tertutup yang mengapung di air. Biarkan bayi main dengan mainan tersebut ketika mandi. Jangan biarkan bayi sendirian ketika mandilmain di air.

Membuat bunyi-bunyian
Tangan kanan clan kid bayi masing-masing memegang mainan yang tidak dapat pecah (kubus/balok kecil). Bantu agar bayi membuat bunyi bunyian dengan cara memukul-mukul ke 2 benda tersebut.

Menyembunyikan dan mencari mainan
Sembunyikan mainan/benda yang disukai bayi dengan cara ditutup selimut/koran, sebagian saja. Tunjukkan ke bayi cara menemukan mainan tersebut yaitu dengan mengangkat kain/koran penutup mainan. Setelah bayi mengerti permainan ini, maka tutup mainan tersebut dengan selimut/ koran, dan biarkan ia mencari mainan itu sendiri.

 

Perkembangan Aspek Bicara dan Bahasa
Lanjutkan stimulasi berbicara, mengenali berbagai suara, mencari sumber suara, dan menirukan kata-kata. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak 3-6 Bulan)

Menyebutkan nama gambar-gambar di buku/majalah
Pilih gambar-gambar menarik yang berwarna-warni (misal: gambar binatang, kendaraan, meja, gelas dan sebagainya) dari buku/majalah bergambar yang sudah tidak terpakai. Sebut nama gambar yang anda tunjukkan kepada bayi. Lakukan stimulasi ini setiap hari dalam beberapa menit saja.

Menunjuk dan menyebutkan nama gambar-gambar
Tempelkan berbagai macam guntingan gambar yang menarik dan berwarna-warni (misal: gambar binatang, mainan, slat rumah tangga, bunga, bush, kendaraan dan sebagainya), pada sebuah buku tulis/gambar. Ajak bayi melihat gambar2 tersebut, bantu ia menunjuk gambar yang namanya anda sebutkan. Usahakan bayi mau mengulangi kata-kata anda. Lakukan stimulasi ini setiap had dalam beberapa menit saja.

 

Perkembangan Aspek Sosialisasi dan Kemandirian
Lanjutkan stimulasi memberi rasa aman dan kasih sayang, mengajak bayi tersenyum, mengayun bayi, menina-bobokkan bayi, bermain “Ciluk-ba”, dan melihat di kaca. (baca: Perkembangan & Stimulasi Anak 3-6 Bulan)

Permainan ’bersosialisasi’
Ajak bayi bermain dengan orang lain. Ketika ayah pergi, lambaikan tangan ke bayi sambil berkata “da… daag”. Bantu bayi dengan gerakan membalas melambaikan tangannya. Setelah ia mengerti permainan tersebut, cobs agar bayi mau menggerakkan tangannya sendid ketika mengucapkan kata-kata seperti di atas

 

Anda juga dapat membaca mengenai tumbuh kembang anak di rubrik spesialis TUMBUH KEMBANG ANAK

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar