Sukses

Anak Jatuh Dari Ranjang

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 0 tahun.
Dokter ahli saraf yg saya hormati,... Begini dok anak saya umur 5 bln,.td siang jatuh dari tempat tidur tgl 15 Januari 2012 pukul 13.15 WIB,.. waktu saya lihat dia jatuh dlm posisi terlentang,..saya tidak tahu jatuhnya gmn,..saya taunya lgsg dlm posisi terlentang dan langsung menangis,.saya langsung angkat,..bgitu diangkat langsung dikasi ASI oleh ibunya,..tp anak saya tidak respon dan mata anak saya kaya' mau tidur gt dok,..takutnya terjadi apa2 ibunya lgsg ajak bercanda dia,..dia hny melihat tp dalam keadaan mata sayu,..lalu tanpa pikir panjang saya bawa ke rumah sakit,..langsung saja saya sebut nama RS-nya RS Dr Haryoto Kab Lumajang,.kebetulan hari ini tgl 15 Januari 2012 hari Minggu,..dokter spesialis lagi libur yang handle mgkn dokter jaga atau perawat katanya "tangan OK kaki OK kepala gpp"(gk ada benjolan atau memar,,.tp mohon maaf sebelumnya bukannya gk percaya dgn hasil pemeriksaan dokter jaga tsb,..tp kliatannya (maaf) blm pengalaman,..lalu setelah isya' (kira2 pukul 07.15 WIB) istri saya manggil saya untuk mengecek kepalanya,.kata istri saya ada benjolan tp kecil di kepala belakang anak saya..jadi saya putuskan.., besok rencana saya bawa ke bidan dulu,.lalu merujuk ke dokter saraf ...kira2 gmn ya dok,..??karna saya takut efeknya setelah jatuh itu..??apa harus CT scan,..>>??atau ronsen saja cukup?jikalau hrs ronsen atau CT scan,.apa dampak ke depannya bagi anak saya,..?? Atas solusinya saya ucapkan terima kasih,.. (mohon maaf dok solusinya nanti dikirimkan kmn ya,..??ke e-mail ato website ini??)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 

Bapak/saudara yang terhormat
Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter
 
Benturan pada kepala bayi berusia 5 bulan sebaiknya segera diperiksakan. Hal ini mengingat bahwa tulang tengkorak anak masih lunak dan belum sekuat dewasa. Kemungkinannya dari yang paling ringan yaitu memar jaringan lunak sampai yang paling berat perdarahan atau retak pada tulang tengkorak. Kami sarankan agar Anda berkonsultasi langsung ke dokter agar dapat dievaluasi lebih lanjut.
 
Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.
Salam,
Tim Redaksi Klikdokter.


    0 Komentar

    Belum ada komentar