Sukses

Nyeri Haid

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 20 tahun.
Asslam... Dok.... saya kalau lagi haid awalnya rasa sakit di sekujur tubuh, pebenyebabnya dan cara pencegahannya seperti apa'? kopi apakah berefek buruk pada kesuburan wanita dok? kalau dikonsumsi sewaktu haid apa akibatnya? saya kalau ujian gak ada kopi gak bisa belajar dok. terimakasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Rasa sakit yang timbul setiap kali datang bulan sering dialami oleh banyak wanita. Rasa sakit ini biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

 

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer maka tidak akan ada masalah, namun apabila penyebabnya adalah dismenorea sekunder, maka ada kemungkinan faktor penyebab tersebut perlu diteliti lebih lanjut melalui pemeriksaan fisik dan penunjang yag diperlukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Bagaimana dengan nyeri haid yang Anda rasakan? 

 

Minum kopi selama berada dalam jumlah tertentu maka tidak ada masalah. Jumlah tersebut adalah 200 gram perhari atau setara dengan 2-3 cangkir kopi. Namun minum kopi berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah, dari jantung berdebar, gelisah, insomnia (sulit tidur), gugup, tremor (tangan bergetar), bahkan mual sampai muntah-muntah.

Kopi sendiri dapat merangsang susunan saraf pusat (otak), sistim pernapasan, serta jantung dan pembuluh darah, Akibatnya tubuh menjadi segar dan tidak mudah mengantuk.

Kopi juga dapat menyebabkan peningkatan zat sekresi di dalam lambung yang memperbesar risiko penyakit lambung.

Minuman berkafein seperti kopi, teh dan minuman bersoda merupakan stimulan sistem saraf yang tentunya dapat membawa efek buruk. Salah satu efek sampingnya adalah menyebabkan benjolan atau kista di payudara.



Banyak wanita yang mengeluhkan adanya benjolan kista atau kanker jinak di payudaranya. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan hal tersebut, termasuk usia, hormon dan faktor makanan tertentu seperti yang mengandung kafein , lemak , pengawet makanan .



Kafein memang tidak secara langsung menyebabkan benjolan jinak di payudara, tapi dalam jumlah besar dapat menyebabkan kadar hormon berfluktuasi sehingga menjadi penyebab nyeri dan kista di payudara.



Efek buruk kafein pada payudara :



1. Benjolan di payudara

Kafein bisa menyebabkan payudara fibrokistik, yaitu mengandung sel-sel yang mengumpulkan cairan dalam kista yang sering membuat benjolan atau gumpalan di payudara. Karakternya berupa benjolan bulat yang bergerak bebas si payudara. Benjolan ini sering kenyal ketika disentuh.



Benjolan ini bisa bersifat permanen atau sementara. Gejalanya akan semakin buruk sebelum haid dan di awal kehamilan. Payudara fibrokistik karena asupan kafein biasanya tidak meningkatkan risiko kanker payudara.



2. Sakit di payudara

Selain menyebabkan benjolan, kafein juga menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit pada payudara. Asupan kafein dapat memperparah rasa sakit bila Anda telah menderita payudara fibrokistik sebelumnya. Menurut Georgetown University Department of Medicine, rasa sakit ini bisa datang terus menerus atau hanya kadang-kadang.



3. Payudara menjadi padat

Penelitian di University of Rochester Medical Center menunjukkan bahwa asupan tinggi kafein yang menyebabkan perubahan fibrokistik di payudara juga bisa menyebabkan daerah tertentu di payudara menjadi padat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar