Sukses

Tidak Haid 6 Bulan

16 Oct 2014, 13:44 WIB
Wanita, 22 tahun.
assalamualaikum, dear dokter mungkin pertanyaan saya sudah sering diajukan oleh pasien2 lain(menurut yg saya baca d web ini), dan saya mengalaminya juga, saya haid terakhir akhir juni 2011, terus, dari awal puasa bulan juli samapi dengan sekarang akhir desember 2011(6 bln)saya belum haid juga. 2 tahun terakhir, pada saat bulan puasa memang saya tidak haid,tp, setelah itu kembali normal. Untuk yg sekarang berbeda. saya sudah k dokter kandungan, di usg saya baik2 saja, tidak ada kista, miom,saya diberikan obat hormon tp, saya blm minum karena takut ketergantungan. lalu saya kedokter umum, diberikan pil curcuma, disarankan banyak makan buah, sayur, minum curuma, kunyit, dan sejenisnya. saya juga sudah minum jamu kunyit, temulawak, jahe, beras kencur, tapi, blm jg haid. saya takut dan bingung. Saya juga mengalami kenaikan berat badan. mohon sarannya dok, apakah saya harus minum obat hormon itu?? fitri, 22th, 168 cm, 64 kg
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Melihat dari keluhan yang anda sampaikan sepertinya Kondisi yang anda alami adalah Amenorea Sekunder.Amenorea sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3 siklus (pada kasus oligomenorea atau jumlah darah menstruasi sedikit), atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus menstruasi biasa.

Faktor-faktor risiko terjadinya amenore sekunder antara lain:

  • Aktivitas fisik yang terlalu berat (ekstrem)
  • Terlalu kurus (lemak tubuh kurang dari 15 – 17%). Keadaan ini mempengaruhi proses pembentukan hormon. Jika seorang perempuan mengalami kelainan makan, seperti anoreksia atau bulimia, perubahan hormonal yang disebabkan dapat berujung pada berhentinya menstruasi.
  • Obesitas. Adanya jaringan lemak yang berlebih pada seorang yang mengalami obesitas juga mempengaruhi proses ovulasi (pengeluaran sel telur dari indung telur).
  • Stress psikis. Stress dapat mempengaruhi fungsi hipotalamus sehingga menstruasi berhenti. Karena itu jika stress berkurang, menstruasi muncul kembali.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antidepresan, antipsikotik, obat kemoterapi, dan kortikosteroid oral.

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk dilakukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik, dan  pemeriksaan penunjang yang diperlukan sehingga segera diketahui apa yang menjadi penyebab amenore sekunder Anda.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar