Sukses

Post Coital Bleeding

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 17 tahun.
halo dokter, nama saya shinta, usia 17 tahun saya berhubungan dengan pria usia 40 tahunan yang sering berganti ganti pasangan. dan saya menyesal telah melakukannya. dan pengetahuan seks saya pun terbatas, saya akan menceritakan terlebih dahulu pola seks yang saya jalani selama ini. pada waktu itu pria itu memasukkan jari di kelamin saya dan menggesek gesekan agar saya mencapai kepuasan, tapi setelah itu keluar darah dari vagina tapi setelah itu berhenti. dan hal itu diilakukan lebih dari sekali pada hari yang berbeda dan tidak berurutan. pada suatu kesempatan dia mencoba memasukkan alat kelaminnya, tapi hal itu membuat vagina saya sakit. maka dia kembali menggosok gosokkan jarinya, dan terjadi lebih dari sekali pada satu kesempatan, alhasil sorenya, bagian bawah vagina saya sakit jika tertekan tapi kemudian hilang dalam 3 hari, tapi pada hari kedua keluar darah segar dari vagina saya, jumlahnya pertama sedikit, tapi lama kelamaan keluar seperti darah menstruasi , apakah darah yang keluar akibat pendarahan atau akibat menstruasi? baunya pun lebih amis dan tidak ada gumpalan2 darah seperti biasanya. dan jika kencing sakit sekali. dan sekarang pada hari ke 5 belum juga berhenti. saya sadar itu merupakan akibat dari kehidupan seks yang salah yang saya jalani. saya akan sangat menghargai apabila dokter memberikan penjelasan kepada saya, terima kasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kami dapat memahami kekhawatiran Anda saat ini. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, terdapat beberapa hal yang perlu dikonfirmasi terlebih dahulu:

  1. Sejak kapan anda mengalami keluhan tersebut?

  2. Adakah keluhan lain yang menyertai seperti keluar cairan vagina, gatal, dsb?

  3. Apakah yang anda lakukan untuk mengatasi perdarahan tersebut? dsb

Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Post Coital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual  belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet.

Beberapa penyebab lain dari perdarahan pasca berhubungan seksual adalah :

  1. Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
  2. Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
  3. Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
  4. Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
  5. Kanker leher rahim
  6. Displasia srviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
  7. Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.Dan sebaiknya anda menghentikan kegiatan seksual diluar nikah karena hal tersebut tidak baik untuk diri anda apalagi riwayat pasangan anda sering berganti-ganti pasangan.

Saran saya adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dapat dicari penyebabnya segera. Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebabnya. Semoga membantu.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar