Sukses

Sakit Jantungkah?

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Pria, 36 tahun.
Kepada Yth Para Dokter, Saya seorang pria berusia 36 tahun. Tahun 2010 saya pernah mengalami mimisan akibat darah tinggi. Tensi saya hingga tahun ini rata-rata stabil 130 atau 120 (sistolik)/ 80 atau 90 (diastolik). Kadang-kadang saja tensi mengalami kenaikan. Sebulan lalu sehabis jalan (jarak saya kira tidak jauh). Saya mengalami jantung berdebar (saya rasa keras tapi tidak nyeri di dada). Tadinya saya kira akibat capek. Telapak tangan dan kaki terasa dingin. Karena masih terus berdebar saya menuju Rumah Sakit (dalam perjalanan debar menurun). Sebelum kejadian ini saya juga pernah mengalami detak jantung cepat disertai kenaikan tekanan darah. Mungkin 2 atau 3 kali. Kemudian di UGD dokter melakukan pemeriksaam tensi: 160/100 dan ECG serta tes darah. Hemoglobin: 14 Hematokrit: 41 Leukosit: 8800 Trombosit: 270 CK-NAC (Total CK): 41 CK-MB: 11 Dokter di rumah sakit mengatakan jantung saya baik-baik saja dan mungkin saya hanya mengalami stress. Saat ini saya kadang mengalami debar (diukur sendiri 115 bpm) saat berdiri (tidak bergerak). Tapi pada saat berbaring 60 bpm dan duduk 70 ~ 80 bpm. Apakah hasil lab Hematologi, serta CK (Total CK) dan CK-MB tadi sudah cukup untuk mengetahui kondisi jantung saya baik-baik saja? Dengan adanya kasus kedua apakah jantung saya sehat? Terima kasih Herman
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Bagaimana dengan nyeri dada yang Anda rasakan? Berapa lama biasanya rasa sakit atau nyeri pada dada Anda rasakan? Untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, diperlukan informasi tambahan lain seperti, bagaimana sifat nyerinya, bertahan berapa lama, apa pemicu timbulnya, kapan hilangnya, dll.

 

 

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. Bagaimana dengan Anda?

 

Selain gejala, tentunya dibutuhkan pemeriksaan tambahan, seperti EKG, untuk memastikan apakah keluhan yang Anda alami disebabkan karena penyakit jantung. Setelah pemeriksaan EKG, dilakukan juga pemeriksaan laboratorium enzim jantung, yaitu CK, CK-MB, dan Troponin kardiak (I dan T). Pemeriksaan imaging seperti Echocardiografi dilakukan jika pada pemeriksaan fisik oleh dokter ditemukan kelainan yang mengarah pada gangguan fungsi jantung. Gejala penyakit jantung dapat dicurigai apabila Anda memiliki beberapa faktor risiko terkait, seperti :

 

  • Merokok, berapapun jumlahnya
  • Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi
  • Hipertensi
  • Kadar kolesterol HDL yang rendah
  • Diabetes Mellitus
  • Usia lanjut
  • Obesitas (IMT > 25 mg/m2)
  • Kebiasaan kurang bergerak/aktivitas fisik
  • Riwayat keluarga menderita PJK pada usia muda ( < 55 tahun untuk pria dan < 65 tahun untuk wanita)

 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

 

Salam,

 

Redaksi Klikdokter.

    0 Komentar

    Belum ada komentar