Sukses

Mual Dalam Kehamilan

19 Oct 2014, 19:29 WIB
Pria, 23 tahun.
Dok obat mual untuk wanita hamil trisemester pertama apa ya,trus jika pasutri berhubungan intim dan istrinya hamil 3 bulan apa boleh dok, posisi berhubungan yg baik apa dok? terima kasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena perubahan hormonal yang umumnya terjadi di awal kehamilan (minggu ke 6-8, puncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai badan wanita tersebut beradaptasi dengan peningkatan produksi hormon.

Mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari namun memburuk di pagi hari karena perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup. Mual dan muntah ini biasanya terjadi pada 80 – 85% kehamilan selama triwulan pertama, dengan gejala muntah yang mengganggu sebesar 52%. Beberapa saran yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual dan muntah adalah :

  • Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)
  • Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna
  • Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur
  • Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak

Mual dan muntah selama kehamilan akan membaik dengan sendirinya pada kehamilan 16 – 20 minggu. Setiap kehamilan tidaklah sama karena masing-masing memiliki perubahan siklus hormonal yang berbeda. Pada saat hamil, sebaiknya membatasi asupan obat yang merupakan bahan kimia dari luar. Hal ini dilakukan guna mengurangi terjadinya efek obat tersebut pada janin. Kami sarankan agar Anda berkonsultasi ulang ke dokter Anda mengenai hal ini. Meminum obat terus menerus tidak akan baik. Apabila memang anda tidak dapat makan dan minum sama sekali dan obat-obatan tidak dapat masuk, maka segeralah berkonsultasi ke dokter. Mungkin anda mengalami hiperemesis gravidarum yaitu muntah di dalam kehamilan yang tidak terkendali. Hal ini dapat mengakibatkan kekurangan cairan, berbahaya bagi anda dan janin, serta membutuhkan perawatan rumah sakit.

 

Hubungan seksual boleh dilakukan pada saat hamil. Namun sebaiknya hubungan seksual dihindari pada kehamilan yang sudah tua/trimester tiga (dekat kelahiran). Selama kehamilan, tidak ada larangan untuk berhubungan seksual dengan pasangan selama tidak ditemukan masalah dengan kehamilan. Namun bila istri sedang tidak tertarik untuk berhubungan intim, jangan jadikan ini sebuah masalah.Yang perlu diwaspadai di masa kehamilan adalah adanya gangguan kehamilan setelah berhubungan intim, seperti kontraksi dan perdarahan melalui vagina pasca berhubungan intim. Apabila ini terjadi, segeralah berkonsultasi ke dokter dan mungkin untuk sementara hubungan intim harus dihentikan terlebih dahulu.

 

Apabila tidak terjadi hal seperti di atas, maka tidak ada masalah melakukan hubungan intim secara rutin di masa kehamilan. Pada kehamilan trimester akhir, tidak dianjurkan hubungan intim posisi misionaris karena dapat menekan perut. Hubungan intim disarankan menggunakan posisi 'woman on top' atau miring.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar