Sukses

Gondongan

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Pria, 33 tahun.
Selamat Pagi Dok, Saya ada pertanyaan soal mengenai gondongan, apakah ada bedanya gondongan dengan pembengkakan kelenjar ludah yang lain, atau amandel juga sama-sama bengkak. Apakah gondongan bisa disertai dengan gejala seperti batuk-batuk? Atas jawabannya, saya ucapkan terimakasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak /saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Gondongan (Mumps, Parotitis Epidemika) adalah suatu infeksi virus menular yang menyebabkan pembengkakan unilateral (satu sisi) atau bilateral (kedua sisi) pada kelenjar liur disertai nyeri.

Mumps disebabkan oleh paramyxovirus.
Virus ini ditularkan melalui percikan ludah yang berasal dari bersin atau batuk penderita atau karena bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita.

Jika dibandingkan dengan campak atau cacar air, gondongan tidak terlalu menular. Kebanyakan penyakit ini menyerang anak-anak yang berumur 2-15 tahun, namun pada orang dewasa justru lebih berat. Jarang ditemukan pada anak yang berumur kurang dari 2 tahun.  Jika seseorang pernah menderita gondongan, maka dia akan memiliki kekebalan seumur hidupnya.

Yang terkena biasanya adalah kelenjar parotis, yaitu kelenjar ludah yang terletak diantara telinga dan rahang.

Pada orang dewasa, infeksi ini bisa menyerang testis (buah zakar), sistem saraf pusat, pankreas, prostat, payudara dan organ lainnya.
Masa inkubasi adalah 14-24 hari.

Gejala dan tanda

  • Nyeri pada salah satu atau kedua kelenjar liur, disertai bengkak
  • Demam ringan, nyeri pada otot leher dan rasa lemas, sakit kepala
  • Nafsu makan berkurang, merasa tidak enak badan
  • Puncak bengkak pada 1-3 hari, dan berakhir pada 3-7 hari
  • Sudut mandibula tidak jelas
  • Posisi daun telinga meningkat
  • Makanan denagn rasa asam menyebabkan rasa nyeri pada kelenjar liur

Gejala lain yang mungkin ditemukan:

  • nyeri testis
  • benjolan di testis
  • pembengkakan skrotum (kantung zakar).

Komplikasi

Hampir semua anak yang menderita gondongan akan pulih total tanpa penyulit, tetapi kadang gejalanya kembali memburuk setelah sekitar 2 minggu.

Komplikasi bisa terjadi pada organ selain kelenjar liur, terutama jika infeksi terjadi setelah masa pubertas.

Komplikasi bisa terjadi sebelum, selama maupun sesudah kelenjar liur membengkak; atau terjadi tanpa disertai pembengkakan kelenjar liur.

  1. Orkitis: peradangan pada salah satu atau kedua testis. Setelah sembuh, testis yang terkena mungkin akan menciut. Jarang terjadi kerusakan testis yang permanen sehingga terjadi kemandulan.
  2. Ovoritis: peradangan pada salah satu atau kedua indung telus. Timbul nyeri perut yang ringan dan jarang menyebabkan kemandulan.
  3. Ensefalitis atau meningitis: peradangan otak atau selaput otak. Gejalanya berupa sakit kepala, kaku kuduk, mengantuk, koma atau kejang.
    5-10% penderita mengalami meningitis dan kebanyakan akan sembuh total. 1 diantara 400-6.000 penderita yang mengalami enserfalitis cenderung mengalami kerusakan otak atau saraf yang permanen, seperti ketulian atau kelumpuhan otot wajah.
  4. Pankreatitis: peradangan pankreas, bisa terjadi pada akhir minggu pertama. Penderita merasakan mual dan muntah disertai nyeri perut. Gejala ini akan menghilang dalam waktu 1 minggu dan penderita akan sembuh total.
  5. Peradangan ginjal bisa menyebabkan penderita mengeluarkan air kemih yang kental dalam jumlah yang banyak
  6. Peradangan sendi bisa menyebabkan nyeri pada satu atau beberapa sendi.

Pemeriksaan penunjang

  • Peningkatan serum amilase
  • Pada cairan serebrospinal terdapat leukositotis
  • leukopenia

Diagnosa

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik yang menunjukkan adanya pembengkakan di daerah temporomandibuler (antara telinga dan rahang).

Pencegahan

Vaksinasi gondongan merupakan bagian dari imunisasi rutin pada masa kanak-kanak.Vaksin gondongan biasanya terdapat dalam bentuk kombinasi dengan campak dan rubella (MMR), yang disuntikkan melalui otot paha atau lengan atas.

 

Sedangkan Amandel atau tonsil merupakan kumpulan jaringan limfoid yang terletak pada kerongkongan di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Tonsil berfungsi mencegah agar infeksi tidak menyebar ke seluruh tubuh dengan cara menahan kuman memasuki tubuh melalui mulut, hidung, dan kerongkongan, oleh karena itu tidak jarang tonsil mengalami peradangan. Peradangan pada tonsil disebut dengan tonsilitis, penyakit ini merupakan salah satu gangguan THT (Telinga Hidung & Tenggorokan).

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.
 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar