Sukses

Flek Darah

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 28 tahun.
Malam dok.. salam kenal dari saya.. ada yg ingin saya tanyakan. sebelumnya pada tgl. 9 November 2011 kemaren saya dpt haid selesai tgl. 13, krn merasa badan ga seperti biasanya, saya mengalami lelah yg amat sangat, mengantuk dan sering buang air kecil. pd tgl. 19 nov coba test pack hasil garis 2 yg 1 msh brwrn pink, bsk paginya saya coba test lagi hsl msh grs 2 dan sudah jelas. besoknya saya mengalami kram perut dan keluar flak darah. saya pergi ke dokter dan di USG tdk kelihatan apa-apa di rahim. selama 1 minggu lebih saya mengalami flak. kl kecapean flak lbh banyak. pd tgl. 29 nov saya mengalami kram di bawah perut yang sgt sakit sekali dan ada keluar darah seperti haid. saya control lagi ke dokter dn di USG. hasil USG tetap blm ada kelihatan apa-apa di rahim saya, cm dokter meragukan saya hamil di luar kandungan. di rahim yang ada hanya cairan. saya di beri obat plasminex (konsumsi 2xsehari) dan folavit (konsumsi 3xsehari) 1 minggu lagi control ulang. saya ragu dok, apakah saya hamil, atau hamil di luar kandungan. apa langkah yg harus saya lakukan.. mohon saran dokter.. terima kasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Adanya flek-flek darah yang keluar dari kemaluan bisa memiliki banyak arti. Sebelumnya, Kami ingin menanyakan bagaimana siklus haid anda? Apakah selama ini teratur? Timbulnya flek-flek darah dapat mengindikasikan adanya gangguan siklus haid akibat gangguan keseimbangan hormon atau dapat juga berasal dari perdarahan akibat infeksi di saluran reproduksi.

Keluarnya perdarahan kecil atau flek-flek kecoklatan dalam waktu singkat karena proses penempelan calon bayi pada dinding rahim biasanya hanya terjadi dalam 1 hari saja.

Flek darah yang terjadi akibat gangguan hormon biasanya disertai pula oleh perubahan dalam pola mesntruasi. Gangguan keseimbangan hormon dapat terjadi pada :

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pada pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pada penderita obesitas
  • Orang dengan stres psikologis
  • Orang dengan aktivitas berlebih seperti atlit
  • Gangguan indung telur
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dll.

 

Jika siklus haid anda tidak terganggu, bisa jadi flek-flek darah tersebut terjadi akibat adanya infeksi di saluran reproduksi anda. Disamping menyebabkan flek-flek darah, infeksi pada saluran reproduksi biasanya ditandai dengan adanya keputihan yang abnormal, yaitu keputihan yang berubah warna dari warna bening menjadi warna putih susu, keabuan, hingga kehijauan, dapat disertai bercak-bercak darah, berbau, banyak dan disertai oleh rasa gatal atau terbakar di daerah kemaluan.

Selain itu, luka lecet yang dapat terjadi pada saat hubungan seksual juga dapat menyebabkan flek perdarahan seringkali disertai dengan rasa nyeri. Jika karena hal ini maka flek perdarahan biasanya akan mereda.

 

 Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kehamilan ektopik dapat dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti:
  1. Pemeriksaan kadar hormon ß-hCG dalam darah. Pemeriksaan ini diulangi 2 hari kemudian. Pada kehamilan muda, level hormon ini meningkat sebanyak 2 kali setiap 2 hari. Kadar hormon yang rendah menunjukkan adanya suatu masalah seperti kehamilan ektopik.
  2. Pemeriksaan USG. Pemeriksaan ini dapat menggambarkan isi dari rahim seorang wanita. Pemeriksaan USG dapat melihat dimana lokasi kehamilan seseorang, baik di rahim, saluran tuba, indung telur, maupun di tempat lain. Terdapat dua jenis pemeriksaan USG yaitu transabdominal dan transvaginal. Pemeriksaan transvaginal dapat melihat lebih jelas isi rongga panggul.

Bila keluhan ini berlanjut silahkan anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui dengan pasti apa penyebab dari keluhan anda.

 

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga dapat membantu

 

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar