Sukses

Eksim

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 24 tahun.
Selamat sore dok.. saya mau bertanya, sy selalu merasa gatal-gatal setiap kali sy ada masalah yg tidak sy pecahkan sendiri. Seperti kebiasaan sy, jika sy ada masalah, baik itu kepada keluarga (khususnya kepada mama sy), maupun trhadap hidup sy seperti jika sy susah cari kerja, atau sy tidak lulus tes wawancara atu masalah hati, sy jarang menceritakan masalah tsb k orang lain. Klu ada masalah, sy biasanya curhat lwt blog atau sy tulis di buku harian pribadi sy. masalahnya, setiap sy merasa depresi trhadap masalah yg sy alami, sy selalu merasakan gatal-gatal di kuit sy, khususnya dibagian kaki, tangan, lipatan bawah lutus, lipatan lengan, dan sekarang sudah menjalar ke bagian pantat. penyakit kulit gatal2 ini sudah sy bawakan/tanyakan ke dokter kulit di kota sy. katanya, sy trkena ekzim. Sy sudah terkena ekzim, sjk thn akhir sy kuliah. Mgn pd wktu itu, beban pikiran sy meningkat, sy jd gmpang stres dan depresi. Akibatnya, sy smakin gatal2. Dan kulit yg sy garuk itu, meninggalkan bekas kehitaman. Sy pernah baca di internet, katanya, klu kita semakin stres, mk ekzim kita smakin mnjadi. Bagaimana ini dok? Insya Allah, awal thn depan sy jg akan menikah. Sy jadi smakin takut mneikah. Takut jika calon suami sy nnti, merasa menyesal telah memilih sy lntaran sy terkena ekzim. Mohon bantuannya dok.. Akibat ekzim ini, sy jd smkin merasa takut, minder dan stres menghadapi pernikahan sy nnti. Terima kasih dok.. Wassalam.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Eksim adalah bahasa awam untuk dermatitis atau peradangan pada kulit. Terdapat beberapa jenis dermatitis, namun apabila orang merujuk pada eksim, kemungkinan yang dimaksud adalah dermatitis atopi. Atopi dalam hal ini berarti adalah kondisi yang disebabkan karena alergi, seperti asma dan rinitis alergi.

Eksim dapat dipicu oleh pencetus (alergen) yang berkontak dengan kulit, hal tersebut terjadi pada orang  yang sensitif terhadap iritasi di kulit. Kulit kering, kemerahan, rasa gatal dan panas merupakan salah satu gejala eksim. Untuk beberapa kasus, seperti Anda, eksim dapat muncul berulang-ulang atau berlangsung secara kronik (dalam jangka waktu lama). Kebiasaan untuk menggaruk kulit yang gatal tersebut justru akan memperparah kondisi kulit dan pengobatan dapat berlangsung lebih lambat.

Penyebab dari eksim belum diketahui. Diperkirakan berhubungan dengan sistim kekebalan tubuh yang berkaitan dengan reaksi alergi. Kontak dengan bahan alergen (pencetus alergi) akan dapat memicu kambuhnya eksim kembali. Bahan-bahan alergen (yang juga mungkin didapatkan berkontak dengan Anda adalah sabun, detergen, udara (dingin, panas, lembab), krim, parfum, keringat, garukan, bakteri, emosi atau stres (pada kasus anda), pakaian, dan perhiasan.

Penyakit eksim memang sulit dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Cara terbaik untuk menghindari eksim kambuh kembali adalah mengenali faktor pencetus apa yang dapat membuat eksim Anda kambuh kembali (detergen, pelembab, atau stres) dan sebisa mungkin hindari pencetus tersebut. Langkah selanjutnya adalah mencegah kulit kering dengan menggunakan sabun bayi dan mengoleskan pelembab pada kulit, hindari sepatu atau kaus kaki yang meningkatkan kelembaban pada kulit (hindari berkeringat banyak pada kaki) , dan hindari menggaruk.

Apabila memang alergen sulit untuk dihindari maka dapat dioleskan salep kortikosteroid lemah. Ingatlah untuk mengoleskannya hanya ketika eksim sedang kambuh. Hindari stres, makan bergizi, dan beristirahat teratur. Kortikosteroid topikal apabila digunakan dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan penipisan kulit, hipopigmentasi, dan jerawat. Efek sistemiknya adalah supresi pertumbuhan dan supresi adrenal.

Untuk meminimalisasi risiko tersebut, maka sebaiknya krim kortikosteroid hanya dioleskan pada daerah eksim selama 2-3 minggu, 1x/hari, digunakan di sore hari, dan mengoleskan pelembab pada eksim apabila tidak menggunakan krim tersebut. Untuk daerah kelamin, sebaiknya Anda hanya mengoleskan pelembab dan hindari pencetus gatal yang ada.HIndari untuk menggaruk bagian yg gatal.

Apabila gejala terus berlanjut maka sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dievaluasi lebih lanjut.

 

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Terima kasih.

 

Tim Redaksi Klikdokter



    0 Komentar

    Belum ada komentar