Sukses

Merasa Sakit Tapi Hasil Pemeriksaan Normal

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Pria, 19 tahun.
assalamualaikum dokter, saya mau bertanya seputar masalah saya, pertama kali saya mengalami serangan jantung saya berdebar2, saya susah fokus, tangan gemetar dan takut sekali akan mati, saya dalam posisi sedang menyetir di tol, akhirnya saya langsung pergi ke rumah sakit jantung harapan kita terus ke UGD setelah cek darah EKG Rontxen dokter bilang gpp cuma kecapean, saya cuma di kasih obat sanax, sehabis itu saya pulang dan mengalami susah tidur kecemasan berlebih takut akan mati tidak bisa fokus dada kiri kadang2 nyeri tidak semangat, selama 3 bulan tidak hilang2, suatu saat lagi nyetir saya mengalami kejadian yang sama jantung berdebar, susah fokus, akhirnya dilarikan ke UGD mitra langsung tes EKG tapi kata dokter tidak apa apa saya cuma di kasih obat penenang,terus saya mengalami lagi karena sudah sering ke UGD orang tua saya menyuruh dokter untuk di rawat agar bisa cek up. setelah saya dirawat 5 hari, cek up, EKG, Darah lengkap, setelah itu dokter bilang saya cuma maag saja, sehabis di rawat agak mending tapi masih suka cemas dan lemas dan jantung debar2, takut akan kematian. kira2 menurut dokter saya harus berobat kemana?? karena orang tua saya selalu meyakinkan saya tidak apa apa, tapi keadaan ini membuat saya lesu tidak semangat belajar nilai saya turun, saya mohon penjelasannya karena saya berfikir saya kena penyakit macem-macem sudah 5 bulan saya mengalami hal seperti ini.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak / Saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Jika Anda telah menjalani serangkaian pemeriksaan fisik dan penunjang terkait dengan gejala serangan jantung sesuai anjuran dokter Anda dan tidak didapatkan kelainan secara fisik terkait keluhan Anda maka masalah yang Anda alami mungkin adalah gangguan psikosomatis.

Gangguan psikosomatis adalah terjadinya keluhan fisik namun tidak ditemukan adanya gangguan fisikal yang dapat menjelaskan penyebab dari keluhan tersebut. Sindroma ini diklasifikasikan sebagai bagian dari neurotik, gangguan yang berkaitan dengan stres, dan gangguan somatoform oleh World Health Organization. Keluhan Anda mengarah ke psikosomatis bila tidak ditemukan kelainan baik fisik maupun pemeriksaan fisik dan penunjang pada Anda. Selain itu keluhan Anda tidak membaik dengan berbagai obat-obatan yang sudah diberikan.

Sebelumnya harus dicari terlebih dahulu apa pencetus dari psikosomatis ini, apakah faktor stres, depresi, atau penyakit kronik yang membuat seseorang menjadi depresi (kanker, asma, ulkus peptikum, stroke) atau malah ketakutan bila mengidap penyakit tertentu.

Gangguan cemas memang dapat memberikan gejala berupa sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar, keringat berlebih, dsb. Jika Anda selalu diliputi ketakutan maka apapun aktivitas yang Anda lakukan, Anda akan mengalami keluhan-keluhan yang memberatkan Anda.

Nampaknya keluhan Anda saat ini mengarah pada gangguan cemas berlebihan. Keluhan yang Anda sampaikan memerlukan wawancara medis yang lebih mendetil untuk mengetahui sejak kapan Anda mengalami hal ini, kapan saja Anda mengalami hal ini, dan hal-hal apa saja yang mengganggu pikiran Anda dan membuat Anda cemas. Hal ini memerlukan pembicaraan dan diskusi yang panjang dan mungkin membutuhkan beberapa kali pertemuan. Kecemasan yang berlebihan memerlukan penanganan yang menyeluruh oleh dokter spesialis psikiatri. Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis psikiatri untuk membantu Anda mengatasi gangguan cemas berlebihan Anda.

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan,semoga bermanfaat

 

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar