Sukses

Pembersih Vagina

20 Oct 2014, 06:07 WIB
Wanita, 22 tahun.
dok, saya kemarin tergiur menggunakan pembersih vagina. Katanya dapat membersihkan kerak yang ada di vagina. Setelah pakai, muncul seperti tisue basah warna putih. Jika saya bertanya kepada penjualnya dibilang itu memang wajar. Yang saya tanyakan dok, benarkah hal itu wajar? Dan apakah kerak vagina memang perlu dibersihkan? Terimakasih dokter saya tunggu jawabannya :)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

 

 

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Terkadang dapat membuat lapisan putih seperti kertas tissue. Cairan vagina ini memang harus dibersihkan, namun jangan terlalu sering menggunakan pembersih vagina.

Sebaiknya, jika Anda tidak mengalami keluhan pada daerah vagina, tidak disarankan untuk menggunakannya terlalu sering karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik pada daerah vagina. Untuk informasi lengkap, kami sertakan artikel:

Membersihkan 'Miss V' dengan Douching, Boleh Tidak?

Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab. Hal ini dapat menyebabkan keluhan gatal dan rasa tidak nyaman serta menjadi salah satu faktor untuk suburnya pertumbuhan bakteri atau jamur.
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat.
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam.
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu.
  •  Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

 

Anda perlu waspada, ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar