Sukses

Keracunan Makanan

17 Oct 2014, 19:04 WIB
Pria, 23 tahun.
dok penyerap cairan kaopektat,dan alumunium hidroksida untuk keracunan makanan maksudnya gmn dok..saya kan tinggal di kampung..jika ada orang keracunan di beri cairan pa dok,susu atau apa biar racunya tidak di serap tubuh.selain dari terapi medis seperti NGT(kumbah Lambung) dan Terapi cairan
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Kaopektat dan alumunium hidroksida merupakan obat untuk mengatasi dispepsia (atau yang secara awam dikenal dengan "sakit maag") dan mengatasi keracunan makanan yang memiliki gejala diare untuk mengatasi inflamasi sehingga tidak banyak terjadi pengeluaran cairan.

Yang terpenting perlu diperhatikan pada keracunan makanan adalah pertolongan pertama, dengan memberikan cairan agar tidak banyak kehilangan cairan karena reaksi tubuh (muntah, diare, dll), terutama dalam 24 jam pertama. Namun jika keluhan tidak membaik dalam 24 jam pertama maka penderita perlu dibawa ke pusat kesehatan yang lebih lengkap untuk diagnosis dan penanganan serius.

Beberapa hal yang dapat dilakukan selama 24 jam pertama:

1. Banyak minum cairan secara perlahan-lahan/sedikit demi sedikit. Hindari minuman manis, alkohol maupun minuman mengandung kafein karena dapat memperparah diare. Teh dengan lemon atau jahe dapat membuat rasa nyaman dan membantu mengurangi gejala.

2.  Hindari obat-obatan herbal yang tidak jelas karena dapat memperparah kondisi keracunan makanan.

3. Setelah gejala-gejala berkurang, perhatikan asupan nutrisi. Makanlah sedikit demi sedikit makanan yang agak padat namun lembut (kentang, roti, nasi yang tidak keras) dan hindari makanan berbumbu.

4. Hindari penggunaan obat-obatan yang tidak diketahui kegunaannya agar tidak memperparah kondisi.

Jika dalam 24 jam pertama, tidak menunjukkan adanya perbaikan gejala keracunan makanan, maka pernderita membutuhkan perawatan yang lebih intensif.

Kami sertakan juga artikel, untuk informasi Anda:


Keracunan Makanan

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar