Sukses

Merencanakan Kehamilan

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 30 tahun.
4 tahun yg lalu sy di diagnosis radang usus halus & besar, 1 bln di RS,sempat koma 10 hr, tdk di operasi, lalu diperbolehkan pulang stlah bs jln, sulit tegak krn osteoporosis jg. sempat tdk haid slama 3 bln. 2th kmudian sdh mulai bkrja, namun bila terlalu lelah, perut saya akan trasa sakit hebat. saat ini saya sdh menikah slama 1th 4bln. kadang perut kanan bawah saya msh terasa nyeri (cenat-cenut) sebentar lalu hilang, spt ada gas dan kadang mengeluarkan bunyi, nyerinya bs terasa smp ke selangkangan. kdg disertai demam, kdg jg tdk.siklus haid saya teratur smp saat ini, namun blm di karuniai keturunan. saya tdk makan pedas & asam. saya sedang mengkonsumsi susu perencanaan kehamilan, BAB saya lancar. pertanyaan saya Nyeri perut tersebut disebabkan apa? apa saya dpt memiliki keturunan? Adakah pemeriksaan yg harus saya lakukan? Terima Kasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda dan keinginan untuk segera memiliki keturunan. Menurut penelitian, sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu : belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi. "Lalu bagaimanakah frekuensi dan kualitas hubungan seksual Anda selama ini?

 

Tanda kehamilan pertama kali yang paling mudah diketahui adalah keterlambatan haid.

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Seringkali diperlukan pemeriksaan USG rahim, juga terdapat pemeriksaan lain seperti HSG ataupun kadar hormon. Namun tentunya pemeriksaan hormon tersebut dilakukan jika diperlukan dan jika dicurigai adanya kelainan yang mengarah kesana. Selain Anda, suami Anda juga perlu menjalani beberapa pemeriksaan seperti anatomi organ reproduksi dan analisis sperma. Pemeriksaan analisis sperma dapat menjadi acuan informasi mengenai kesehatan sperma.

Selain beragam pemeriksaan untuk mengetahui kesehatan organ reproduksi Anda dan suami, tentunya yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga.

 

 

Perlu juga diperhatikan:

 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.
  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  •  Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

 

Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar