Sukses

Infeksi Jamur Pada Alat Kelamin Pria

25 Feb 2015, 16:30 WIB
Pria, 35 tahun.

saya didiagnosa oleh dokter terkenal jamur kulit pada alat kelamin pria. pada batang penis timbul kutil kecil kecil. bila ditekan seperti ada biji pasir didalam dan terasa keras. bagian buah zakar ada bercak dan bintil bintil putih, kalau habis mandi kulitnya menjadi warna putih dan seperti melepuh. obat yang diberikan oleh dokter 1)spyrocon itrconazole 100 gr 1x sehari selama 10 hari 1 tablet 2)zarom azythromycin 250 gr 1x sehari selama 3 hari 2 tablet 2 jam sebelum atau sesudah makan 3)krim 2 kali sehari oles terdiri dari capuran fusicom 1 tube topcart 1 tube interzal 5 gr pertanyaan 1. apakah obat yang diberikan sudah tepat ? 2. berapa lama dan berapa banyak obat itrconazole 100 gr dan azythromycin 250 gr bisa dikonsumsi secara terus menerus? dan efek sampingnya apa bila dikonsumsi terus menerus ? 3. apakah yang terkandung pada obat krim yang diberikan ? 4. berapa lama pengobatan bisa sembuh total ? hari ini sudah masuk pengobatan hari ke 7, bisul -bisul pada penis masih ada cuma butiran keras di bawah kuilit sudah tidak begitu terasa lagi sedangkan bercak putih tetap masih ada, dan tetap melepuh kalau habis mandi. tolong berikan informasi alternatif obat lain yang bisa digunakan (baik oral dan oles) untuk terapi selanjutnya terimakasih untuk jawaban dan penjelasannya

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Penyakit jamur yang mengenai daerah selangkangan seperti yang Anda keluhkan dapat disebabkan oleh jamur dermatofita atau candida, dalam dunia kedokteran disebut sebagai tinea kruris.

Tinea kruris disebabkan oleh jamur dermatofita E.Floccosum, T. Rubrum, dan T. Mentagrophytes. Biasanya mengenai daerah selangkangan atau sisi paha atas bagian dalam, dapat terjadi di kedua paha atau di salah satu paha saja. Keluhan utama adalah rasa gatal yang dapat hebat. Lesi berbatas tegas, tepi meninggi yang dapat berupa bintil-bintil kemerahan atau lenting-lenting kemerahan, atau kadang terlihat lenting-lenting yang berisi nanah. Bagian tengah menyembuh berupa daerah coklat kehitaman bersisik. Garukan terus-menerus dapat menimbulkan gambaran penebalan kulit.

Jamur lain yang sering mengenai daerah lipatan kulit, terutama ketiak, bagian bawah payudara, bagian pusat, lipat bokong, selangkangan, dan sela antar jari; adalah candida. Dapat juga mengenai daerah belakang telinga, lipatan kulit perut, dan glans penis (balanopostitis), sela jari tangan biasanya antara jari ketiga dan keempat, pada sela jari kaki antara jari keempat dan kelima. Keluhan berupa gatal yang hebat, kadang-kadang disertai rasa panas seperti terbakar dan basah.

Selangkangan merupakan bagian tubuh yang mudah lembab karena merupakan area bagian yang terlipat. Terdapat faktor yang mempengaruhi kelembaban di daerah selangkangan seperti aktifitas fisik, kondisi tubuh yang sering berkeringat, berat badan, suhu lingkungan, dan jenis pakaian/celana dalam yang tidak menyerap keringat.

Seseorang dengan berat badan berlebih cenderung memiliki kondisi kulit yang mudah lembab dan berkeringat. Kulit yang lembab merupakan suasana yang baik untuk pertumbuhan kuman dan jamur. Gejala dari infeksi jamur adalah gatal, berbau, lembab, kulit mudah iritasi/kemerahan.

Bagaimana cara mencegah infeksi jamur?

  • Bersihkan daerah selangkangan setiap hari dan kemudian dikeringkan dengan kain. Pakai celana dalam setelah area selangkangan kering. 
  • Ganti celana dalam setiap hari. 
  • Jangan menggunakan handuk bersama-sama dengan orang lain. Gunakan handuk bersih, cuci handuk sesering mungkin.
  • Jangan menggunakan celana atau celana dalam yang terlalu ketat
  • Menurunkan berat badan. Seseorang dengan berat badan lebih memiliki risiko terkena infeksi jamur lebih tinggi.
  • Segera mandi setelah melakukan aktifitas fisik dan membuat Anda banyak berkeringat

Pengobatan untuk jamur biasanya membutuhkan waktu agak lama, sekitar 2-4 minggu. Sebaiknya hindari kebiasaan menggaruk karena akan menyebabkan kulit semakin gatal dan meningkatkan risiko iritasi dan infeksi.

Berikut kami lampirkan artikel sebagai tambahan informasi:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar