Sukses

DM tipe 1

18 Oct 2014, 07:58 WIB
Wanita, 18 tahun.
Dokter ada beberapa hal yang mau saya tanyakan : - apakah penderita diabeted dapat menjalani transplantaasi pankreas dari manusia ke manusia? apakah ada dampak buruknya? - pemakaian insulin yang berkepanjnangan apakah memiliki efek buruk bagi DM 1? TERIMA KASIH
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Transplantasi bisa memberikan keuntungan yang sangat besar bagi orang-orang yang menderita penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Transfusi darah merupakan jenis transplantasi yang paling sering dilakukan.
Transplantasi organ tubuh biasanya melibatkan:
- pencarian donor yang sesuai
- kemungkinan timbulnya resiko akibat pembedahan
- pemakaian obat-obat immunosupresan yang poten
- kemungkinan terjadinya penolakan oleh tubuh resipien
- kemungkinan terjadinya komplikasi atau kematian.

Tapi bukan berarti dengan transplantasi maka masalah akan selesai.terkadang pengobatan bisa menimbulkan dampak yang lebih buruk daripada penyakit itu sendiri.Karena Tubuh memiliki sistem yang kompleks dan rumit untuk mengenali bagian-bagian baik dari dalam maupun bagian-bagian yang dianggap asing atau dari luar.Maka ada kemungkinan tubuh akan melakukan penolakan terhadap organ transplantasi tersebut.Pasien dengan transplantasi organ harus mengonsumsi obat imunosupresif untuk mencegah sistem kekebalan tubuh menyerang organ baru.Efek samping obat-obatan ini mungkin lebih buruk daripada masalah yang disebabkan oleh diabetes, dan operasi itu sendiri pun merupakan masalah yang serius.


Diabetes diklasifikasikan sebagai Tipe 1 (Insulin Dependent Diabetes Mellitus <IDDM>) dan tipe 2 (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus <NIDDM>). Diabetes tipe 1 adalah kasus genetik yang pada umumnya dimiliki sejak kecil dan memerlukan insulin dalam pengendalian kadar gula darah. Diabetes tipe 2 dipengaruhi oleh keturunan dengan penyebabnya adalah kurangnya jumlah insulin yang dihasilkan tubuh dan berkurangnya sensitifitas jaringan terhadap hormon insulin (resistensis insulin).Yang pertama harus diingat adalah diabetes bukan sesuatu yang dapat disembuhkan, hanya dikendalikan. Prinsip penatalaksanaannyapun bertahap, mulai dari perubahan pola hidup (olahraga, pola makan), pengobatan antidiabetes oral, hingga insulin. Dapat terlihat disini bahwa insulin berada di penatalaksanaan teratas diabetes melitus. Efek samping tersering dari pengobatan diabetes dengan insulin adalah hipoglikemia akibat penurunan gula darah yang drastis. Gejalanya termasuk kebingungan, mual, lapar,  kelelahan, berkeringat, sakit kepala, berdebar, baal di sekitar mulut, gemetar, kelemahan otot, pandangan kabur, tubuh dingin, menguap berulang, mudah tersinggung, kehilangan kesadaran. Efek samping lain berupa reaksi kulit (kemerahan, bengkak, gatal pada tempat suntikan, alergi), perubahan distribusi lemak tubuh, retensi air dan pembengkakan tubuh.

 

 

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu.

Terimakasih,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar