Sukses

Gagal Ginjal dengan Hemodialisa

18 Oct 2014, 13:08 WIB
Pria, 35 tahun.
ayah saya 67 tahun, menderita gagal ginjal. Terakhir telah dilakukan hemodialisa pada hari jum'at jam 20.00. setelah di HD ayah saya mengalami bengkak2 di dareah pergelangan tangan dan di kaki. sebagai informasi ayah saya juga mengidap penyakit rematikdan diabetes. hasil lab terakhir HB 8.8, Ureum 154 Kreatinin 9.26 asam urat 13.1 perkiraan laju saring (eGFR) 8.8; kalium potasium 4.4. apakah bengkak bengkak tersebut disebabkan oleh rematik ataukah karena keracunan ureum dan kreatinin? bagaimana pengobatan terbaik selain HD? dan diet apa yang terbaik untuk mempertahankan kadar ureum, Kreatinin, asam urat, dan gula agar tetap di ambang batas normal. terima kasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang terhomat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.


Kami mengerti kekhawatiran Anda. Ayah Anda mengalami gagal ginjal, yang berarti fungsi ginjal sudah sedemikian terganggunya sehingga diperlukan hemodialisa (HD) rutin atau transplantasi ginjal untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak. Dari cerita Anda, kemungkinan besar gagal ginjal disebabkan oleh diabetes mellitus yang dialami.

Kemungkinan bengkak tersebut disebabkan oleh gangguan asam urat yang tinggi (penyakit gout arthritis). Pengobatan yang terbaik adalah dengan tetap meneruskan pengobatan untuk diabetes mellitus, hipertensi (bila ada), dan obat-obat lain yang tentunya diberikan dokter internis untuk gangguan ginjalnya. Alternatif untuk Hemodialisa adalah transplantasi ginjal. Namun hal tersebut masih sulit dilakukan di Indonesia.

Untuk diet, sebaiknya mengkonsumsi jumlah protein seperti orang normal (karena sudah pada tahap gagal ginjal akhir), mengurangi konsumsi jeroan (organ-organ dalam hewan), mengurangi konsumsi kacang-kacangan untuk mencegah peningkatan asam urat. Pengaturan diet saja tidak dapat membuat ureum, kreatinin, dan asam urat menjadi normal karena zat-zat tersebut dikeluarkan oleh ginjal yang fungsinya saat ini sudah terganggu. Untuk diabetes mellitus dengan gagal ginjal, diindikasikan penggunaan injeksi insulin secara teratur.

Saran kami, berobatlah ke dokter internis dan lakukan hemodialisa secara teratur.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Terimakasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)


    0 Komentar

    Belum ada komentar