Sukses

Penyebab Keputihan

24 Mar 2015, 21:58 WIB
Wanita, 20 tahun.

saya wanita dan sudah pernah berhubungan seksual seminggu yang lalu saya konsultasi ke dokter umum dengan keluhan keputihan berlebih dan timbul bercak coklat meyerupai darah. awalnya saya kira akan menstruasi, tetapi seminggu berlalu menstruasi tidak ada. selain bau keputihan yang menyengat, saat buang air kecil vagina saya terasa sakit dokter tsb menyatakan saya terkena GO (gonore) dan diberi obat minum untuk 5 hari antibiotik, obat untuk keputihan dan obat anti nyeri kencingnya selama meminum obat (tidak melakukan hub seksua)tersebut saya mual2 dan pusing2 apakah itu efek samping dari obatnya dok? dan apakah obat tsb mengganggu siklus mens saya? krn saya blm mens smpai saat ini dan apakah saya sdh bersih dr GO?? apa perlu dilakukan suntikan untuk pengobatan GO? satu pertanyaan lagi : beberapa hari yang lalu, saya melihat ada kerak putih di penis pasangan saya, di bagian kepala dan leher (lekukan) penis apakah dy telah tertular GO juga? trims

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.
 
Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Bagaimana dengan keputihan Anda?
 
Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
Perlu diketahui bahwa keputihan dapat saja merupakan infeksi menular seksual. Bila disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka baik Anda maupun pasangan (suami) perlu diobati juga agar pengobatan tuntas. Anda dapat ke dokter spesialis kandungan ataupun dokter spesialis kulit dan kelamin. Bila perlu, dilakukan pemeriksaan mikroskopik dari cairan keputihan agar kuman penyebab diketahui secara pasti.
 
Berikut, kami sertakan artikel yang dapat Anda akses untuk menambah informasi:
 
 
 
 
 
Keputihan yang disebabkan oleh infeksi memerlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.Oleh karena Sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahuipenyebab dari keputihan anda.
 
Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat
 
Salam

0 Komentar

Belum ada komentar