Sukses

Masalah Alat Kelamin

20 Oct 2014, 09:08 WIB
Pria, 24 tahun.
Kepada Dokter yang terhormat Saya mau bertanya: saya punya masalah dengan alat kelamin dan belum menikah. ketika melakukan onani, ejakulasi terjadi sangat cepat sekitar kurang lebih 2 menit. juga kadang-kadang saya merasakan nyeri antara pangkal hingga ujung penis. ini saya alami semenjak saya berusia 20 tahun, dan sekarang usia saya 24 tahun. dan juga saya selalu keluar sedikit cairan bening hanya ketika terlintas dalam otak tentang hubungan intim atau sedang bercanda dengan wanita yang saya suka lewat sms. saya merasa ini adalah penyakit kelamin yang sangat parah, mengingat saya belum menikah dan belum pernah melakukan hubungan intim. apa jenis penyakit yang saya alami ini, apakah ada kemungkinan untuk sembuh? pengobatan yang seperti apa yang harus saya lakukan? kemana saya harus berobat, meingingat di pekanbaru sulit saya jumpai dokter spesialis Seks/andrologi. Atas bantuan dan kemurahan hati dokter saya ucapkan terimakasih...
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Nampaknya Anda mengkhawatirkan mengenai Ejakulasi Dini.

Ejakulasi dini memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi, dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan.

 

Orgasme atau ejakulasi yang terlalu cepat pada pria sementara pihak wanita merasa belum dipuaskan dapat disebut dengan ejakulasi dini. Ejakulasi dini untuk pertama kali paling banyak dikategorikan sebagai non-spesifik (berdasarkan DSM IV) dimana tidak ada seorang pun yang mengetahui penyebabnya dan faktor psikologis dicurigai menjadi penyebab utama dari ED.

Untuk menegakkan diagnosis Ejakulasi Dini maka diperlukan kriteria seperti di atas. Bagaimana dengan Anda?

Untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis). Penyebab ED sendiri paling banyak disebabkan oleh psikologis. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebabnya.

Untuk informasi lengkap, Anda dapat mengakses artikel yang kami miliki yang berjudul: Ejakulasi Dini

Sebenarnya, Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal ini secara berlebihan. Dorongan seksual pada pria memang lebih tinggi dibandingkan wanita dan selama Anda belum melakukan hubungan intim dengan istri Anda nantinya maka belum dapat dikatakan Anda mengalami Ejakulasi Dini. Yang perlu Anda lakukan adalah mengatasi kebiasaan Anda melakukan masturbasi dan mengendalikan dorongan seksual Anda dengan kegiatan-kegiatan positif. Hal ini perlu dilakukan dengan bertahap dan sabar.

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari). Kebiasaan melakukan masturbasi dapat menimbulkan masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya.

 

 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi Anda, dll. Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi seperti melihat gambar atau membaca buku-buku yang merangsang.

Untuk informasi lengkap, kami sertakan artikel: Bermasturbasi Pada Pria.

Mengeani nyeri antara pangkal dan ujung penis, kapan saja Anda merasakan keluhan ini? Sudah berapa lama Anda merasakan keluhan ini? Adakah masalah dengan Buang Air Kecil? Apa yang memicu timbul keluhan dan kapan/apa yang Anda lakukan agar keluhan menghilang?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar