Sukses

Imunisasi MMR dan IPD

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 35 tahun.
Dok, saya mau tanya,saya mempunyai anak laki-laki umur 2 tahun, yang ingin ditanyakan, mana yang lebih penting dok, imunisasi IPD atau MMR? bagaimana jika anak tidak diimunisasi kedua nya? Terima kasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Vaksin IPD (Invasive Pneumococcal Disease) merupakan vaksin untuk melindungi anak dari sekelompok penyakit yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus (Streptococcus Pneumonia) yang dapat menyebabkan penyakit radang otak, radang paru hingga infeksi sistemik (bakteri di dalam darah).

Dalam jadwal imunisasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), vaksin ini termasuk dalam vaksin yang dianjurkan, bukan diwajibkan. Jadwal pemberiannya adalah pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 12-15 bulan. Namun, pada anak yang belum mendapatkan vaksin usia lebih dari atau 1 tahun, diberikan 2 kali dengan jarak 2 bulan. Sedangkan pada anak usia 2-5 tahun diberikan 1 kali.

Vaksin IPD merupakan vaksin yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, tetapi bukan diwajibkan. Jadi, jawabannya tergantung Ibu, bila Ibu sanggup untuk memberikan imunisasi, maka berikanlah imunisasi tersebut karena hal tersebut baik untuk anak Ibu. Vaksin tersebut dapat mencegah terjadinya radang otak yang berat dan radang paru. Anak-anak di negara barat banyak yang diberikan vaksin IPD.

Imunisasi MMR merupakan imunisasi yang diberikan untuk memberikan anak kekebalan terhadap penyakit mumps (gondongan), measles (campak), dan rubella (campak Jerman). Imunisasi MMR ini sangat bermanfaat. Anak penderita campak yang belum diimunisasi MMR sebelumnya, dapat mengalami sakit campak yang berat dengan kemungkinan komplikasi radang paru (pneumonia) serta infeksi jaringan otak dengan kerusakan permanen (ensefalitis). Jadi, sebaiknya jangan ragu melakukan imunisasi ini.

 

Namun, sama seperti vaksin IPD, imunisasi MMR juga merupakan vaksin yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, tetapi bukan diwajibkan. Jadi, jawabannya tergantung Ibu, bila Ibu sanggup untuk memberikan imunisasi, maka berikanlah imunisasi tersebut karena hal tersebut baik untuk anak Ibu.

 

 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar