Sukses

Kehamilan Jarak Dekat

19 Oct 2014, 03:57 WIB
Wanita, 32 tahun.
Dear dokter saya melahirkan secara normal 18 agustus tp tidak ASI, saya ingin hamil lagi, sesudah melahirkan saya darah sudah bersih selama 2 minggu, lalu tgl 18 sep saya ada flek coklat n sedikit darah segar selama 3 hari, apakah ini darah haid? karena baunya n banyaknya tidak seperti darah haid saya yg biasa. saya ingin hamil secepatnya, apakah harus haid dulu? terkadang saya mengalami gejala2 hamil, tp tidak yakin karena takutnya ini hanya sugesti saya yg ingin hamil,..thanks ya dok
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami keinginan Anda, namun sayang sekali secara medis, tidak disarankan untuk segera hamil kembali setelah persalinan. Banyak orang menyepelekan masalah jarak kehamilan ini, padahal hal ini sangat penting terhadapa keselamatan Ibu dan bayi, juga terhadap kualitas bayi juga Ibu di masa depan. Jarak antara kehamilan yang baik adalah antara 9-24 bulan setelah persalinan terakhir, untuk memberikan waktu bagi organ-organ reproduksi dan keseluruhan tubuh Anda kembali menyesuaikan dan siap menerima kehamilan kembali.  Kehamilan kembali dalam jarak 9 bulan pun harus dengan persetujuan dokter Anda terlebih dahulu, bahwa nutrisi Anda telah terpenuhi dan tubuh Anda telah siap menerima kehamilan kembali. Selain itu juga, jarak ini diperlukan untuk Anda dapat memberikan ASI bagi anak Anda sebelumnya sehingga kebutuhan nutrisinya terpenuhi dan dapat berkembang dengan baik. Anda juga dapat memberikan perhatian pada anak Anda yang sebelumnya dalam masa perkembangan dan pertumbuhannya.

Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa, jarak kehamilan dari 1 tahun dapat meningkatkan risiko persalinan bayi prematur dan bayi dengan berat lahir rendah, keguguran, komplikasi dalam kehamilan, perutmbuhan janin terhambat, kelainan plasenta, perdarahan dalam persalinan, dsb. Belum lagi mengingat bahwa usia Anda sudah termasuk dalam usia dengan persalinan risiko tinggi. Hal ini berkaitan dengan kesiapan organ-organ reproduksi dan juga tubuh dalam menerima kehamilan kembali.

Bahkan hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa jarak kehamilan yang kurang dari 1 tahun dapat meningkatkan risiko terjadinya autisme pada anak Anda yang berikutnya.

Untuk itu, kami tidak menyarankan Anda segera hamil kembali, mengingat jarak yang terlalu dekat dengan persalinan sebelumnya. Sebaiknya Anda menghubungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda untuk konsultasi mengenai kontrasepsi yang sesuai untuk Anda dan juga mengingat usia Anda sebaiknya Anda juga mendiskusikan masalah pengaturan kehamilan kembali bagi Anda. Setelah persalinan, Anda masih akan mengalami masa nifas selama 40 hari, perdarahan pada tanggal 18 Spetember yang Anda alami sangat mungkin merupakan darah nifas.

Masa nifas adalah masa setelah seorang ibu melahirkan hingga alat-alat kandungannya kembali seperti sebelum hamil. Masa nifas ini berlangsung kira-kira 6-12 minggu. Darah yang keluar di masa nifas merupakan pembersihan terhadap sisa-sisa kehamilan. Pada umumnya keluar sampai jangka waktu 40 hari. Setelah masa nifas selesai, diperkirakan fungsi alat-alat reproduksi telah normal kembali seperti sebelum hamil, karena itu menstruasi sudah dapat terjadi lagi.

Adapun darah nifas yang keluar sebenarnya dibedakan menjadi 4 tahap yang secara berurutan, yaitu:

  • lokia rubra ( berwarna merah berisi darah segar, jaringan sisa plasenta, dsb) sekitar 1 minggu.

  • lokia sanguelenta (berwarna merah dan berlendir) sekitar 1-2 minggu

  • lokia serosa (berwarna kekuningan) selama 2 minggu, dan

  • lokia alba (berwarna putih biasa dan bening) sekitar 6 minggu. Lokia alba merupakan darah nifas yang terakhir keluar, menandakan tahap pemulihan dan hampir berakhirnya masa nifas.

Pada beberapa perempuan ( 13%), lokia dapat keluar hingga 60 hari setelah melahirkan.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar