Sukses

Kelainan Pada Sperma

19 Oct 2014, 17:56 WIB
Wanita, 27 tahun.
kami pasangan yang sudah menikah selama 2 tahun tapi selama 1,5 tahun kita berbeda domisili.Tapi selama ^ bulan kita dh berdomisili yang sama dan karena belom juga dikrunia momongan maka sekarang ini suami periksa melakukan cek analisa sperma dan hasilnya: Jumlah sperma Oligozoospermia, Motilitas sperma Astenozoospermia, Morfologi sperma Teratozoospermia.Apakah artinya dan bagaimana solusi untuk mengatasinya?karena suami suka meminum kopi setiap hari apakah berpengaruh terhadap kualitas sperma.trimakasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Oligozoospermia adalah istilah medis untuk menggambarkan keadaan jumlah sperma yang dihasilkan < 20 juta / ml cairan ejakulat. Normalnya jumlah sperma berkisar antara 20 juta / ml hingga 120 juta / ml.

 

Teratozoopermia, yaitu suatu keadaan dimana dari semua sperma yang ada, bentuk sperma yang tidak normal  di atas 40%.

Asthenozoopermia yaitu dari semua sperma yang ada, yang pergerakannya normal  (gerak lurus cepat atau gerak lurus lambat) kurang dari 40%.

Oligoteratoasthenozoospermia atau OTA adalah kondisi yang mencakup oligozoospermia (jumlah sperma sedikit), asthenozoospermia (pergerakan sperma tidak normal), and teratozoospermia (bentuk sperma abnormal). Kondisi ini merupakan salah satu penyebab gangguan kesuburan pada pria.

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

  • Kelelahan
  • Tidur yang kurang
  • Kegemukan
  • Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
  • Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
  • Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
  • Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
  • Ketidakseimbangan hormon testosteron
  • Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)

  • Infeksi saluran reproduksi

  • Kelainan kromosom

Saat ini sebaiknya, Anda dan pasangan berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis andrologi untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi suami Anda.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar