Sukses

Reak Berdarah

21 Nov 2014, 15:59 WIB
Pria, 46 tahun.

Dokter saya mau tanya, kenapa tiba2 pagi tadi reak saya keluar darah, kejadian ini 4 bln yg lalu juga begitu. apa dari makanan. Kondisi saya dalam keadaan fit, saya sdh ke dokter tidak ada peradangan di tenggorokan. Mungkin dari gusi. Selama ini kondisi saya baik2 saja paru2 jg baik, tidak pernah sakit dada, atau lainnya. Saya merokok kadang2, bisa 1 hari 4 btg, bisa juga tidak merokok sama sekali. Apakah TBC dokter. Terima kasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Tuberkulosis (TB) atau istilah awam juga dikenal dengan TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB yaitu Mycobacterium tuberculosis. Keluhan Pasien datang dengan batuk berdahak ≥ 2 minggu. Batuk disertai dahak, dapat bercampur darah atau batuk darah. Keluhan dapat disertai sesak napas, nyeri dada atau pleuritic chest pain (bila disertai peradangan pleura), badan lemah, nafsu makan menurun, berat badan menurun, pegal linu, berkeringat malam tanpa kegiatan fisik, dan demam meriang lebih dari 1 bulan.

Apakah Anda juga merasakan keluhan yang sama seperti diatas? Jika ya, Kami sarankan Anda untuk segera memeriksakan diri ke dokter terdekat, agar dapat diketahui pasti penyebab masalah dan solusi yang tepat sesuai kondisi Anda.

Namun tidak hanya pada TBC saja yang dapat menimbulkan gejala reak/dahak berdarah. Darah yang bercampur dengan reak bisa berasal dari berbagai area dari rongga mulut (gusi berdarah, iritasi tenggorokan akibat batuk yang kuat), saluran pernapasan, atau saluran pencernaan.

Dahak berdarah, atau yang dalam istilah kedokteran disebut hemoptisis, adalah ekspetorasi darah akibat perdarahan pada saluran napas di bawah tenggorokkan. Dahak berdarah bisa sangat bervariasi, mulai dari bercak darah, hingga dahak berdarah yang kental. Dahak berdarah biasanya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan (seperti TBC, bronkiektasis, pneumonia, abses paru), tumor pada saluran pernapasan, dan kelainan kardiovaskuler. Apabila dahak berdarah terjadi akibat penyakit pada saluran pernasapan, biasanya disertai dengan batuk, dan darah yang dikeluarkan berwarna merah segar dan bercampur dengan lendir, serta tampak berbusa karena adanya gelembung udara.

Namun demikian, pada beberapa kasus, seringkali penderita memiliki dahak berdarah tanpa batuk. Ini terjadi apabila penyebab dahak berdarah tanpa batuk adalah adanya sumbatan saluran napas, sehingga darah tidak dapat dibatukkan. Kondisi ini sangat berbahaya, karena darah yang tidak dapat dikeluarkan akan menggumpal dan dapat memperparah sumbatan saluran pernapasan. Selain itu, penderita tidak menyadari adanya perdarahan saluran napas, karena darah tidak “keluar”.

Penyebab dahak berdarah tanpa batuk lainnya adalah adanya masalah dalam saluran pencernaan, seperti infeksi bakteri atau virus, tumor atau kanker, sakit maag yang parah (erosive), luka pada lambung (ulcus pepticum), atau luka/radang pada kerongkongan. Dahak berdarah tanpa batuk ini dikenal dengan nama hematemesis (muntah darah), dan biasanya didahului oleh adanya aliran balik dari pergerakan saluran pencernaan. Darah yang keluar dapat tercampur oleh sisa makanan, dan warna darah yang dimuntahkan bisa merah segar atau kehitaman. Jika darah yang keluar berwarna kehitaman, biasanya terjadi gangguan pada lambung, karena darah sempat bercampur dengan asam lambung. Sedangkan jika darah yang keluar berwarna merah segar, menandakan bahwa darah tidak sempat bercampur dengan asam lambung.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar