Sukses

Bartholinitis

20 Oct 2014, 04:58 WIB
Wanita, 20 tahun.
dok saya mengidap penyakit bartolinitis. dulu pernah mencoba dioperasi namun ternyata tidak berhasil / tidak selesai krna dokternya menyuruh saya pulang stelah menyayat mrs.v sya(yang ada benjolannya) tp ternyata belum bisa dioperasi, lalu keesokannya saya mkin sakit dan keluar cairan/nanah yang banyak dari benjolannya, lalu stelah itu saya kembali ke dokter spesialis kk tdi jg gak diapa2in. sekarang bartolinitis saya sring skli kambuh lagi kambuh lagi.. saya sudah mencoba dan meminum berbagai obat dan antibiotik yg diberikan dokter nmun jg msih kambuh terus,. saya smpai hampir ptus asa. dokter slalu menyarankan untuk operasi saat saya kambuh/sakit, tpi saya lebih memilih mengobati dg antibiotik/obat2 lain karna takut dan sudah trauma untuk operasi dan lagipula jika operasi kan saya harus kambuh dulu hingga tingkat ke yang paling parah, itu kan sakit dan menyiksa sekali dan membuat saya tidak bisa beraktifitas. bagaimana ya dok? tolong beri solusi yg membantu, trimakasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kelenjar bartholin adalah 2 kelenjar yang berlokasi di kanan dan kiri pada bibir vagina yang berfungsi untuk memproduksi lendir untuk membasahi/melumasi vagina.

Kelenjar bartholin dapat terinfeksi dan jika kelenjar bartholin tersumbat maka akan menyebabkan pembentukan kista yang berisi cairan. Kista ini dapat disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau sumbatan lokal karena lendir vagina. Apabila disebabkan karena infeksi, kista tersebut berubah menjadi abses.

 

Kista bartholin umum terjadi pada wanita usia 20-29 tahun terutama mereka yang belum pernah hamil atau baru hamil sekali. Kista tersebut tidak berbahaya namun dapat menyebabkan nyeri dan membuat jalan menjadi lebih sulit karena dapat terus membesar hingga ukurannya menjadi sebesar telur.

 

Penanganannya bergantung dari ukuran kista, ada tidaknya infeksi, nyeri atau tidaknya. Kista kecil dapat direndam di air hangat beberapa kali dalam sehari selama 3-4 hari untuk mengurangi nyeri dan agar kista dapat pecah dengan sendirinya. Atau dokter dapat memasang selang kecil / kateter untuk mengeluarkan cairan dari kista.

Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan fisik mendetil dan penanganan yang optimal. Jika hanya bartholinitis maka penanganannya dapat menggunakan antibiotik sesuai dengan resep dokter. Jika tidak segera ditangani maka kista bartholin dapat terinfeksi seperti yang telah kami jelaskan di atas sebelumnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter



    0 Komentar

    Belum ada komentar