Sukses

Haid Tidak Lancar

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 20 tahun.
slmt mlm dok.saya baru saj menikah bln mei 2011. dari sblm saya mnikah haid saya memang ga lancar. tpi krna blm mnikah saya pikir ga ada apa2. soalnya ibu saya dlu juga seperti itu ktanya, tpi setelah ibu saya mnikah haidnya lancar sedangkan saya semnjak 2bln sblm mnikah sampai spertanyaan ini d kirim saya blum haid jga. pas saya tes jga hasilnya negative. yg mw saya tanyakan apakah ada penyakit dlm rahim saya atau karna pengaruh gemuk???????? sebelumnya terima kasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari.   Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

 

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid
  • Dan lain sebagainya

 

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan.

Siklus haid tidak teratur biasanya juga berarti terdapat gangguan fungsi indung telur (ovarium) yang umumnya karena gangguan hormonal. Oleh karena itu sebaiknya dilakukan pemeriksaan hormon basalnya (dari darah) yang dilakukan pada hari ke 3-5 dari siklus haid untuk mengetahui kelainan hormonalnya supaya dapat dilakukan pengobatan yang tepat. Jika siklus haid tidak teratur (siklus anovulasi/tidak ada telur yang tumbuh) maka tentu tidak bisa terjadi kehamilan. Umumnya dengan memperbaiki fungsi indung telur, biasanya dengan obat-obatan untuk merangsang pertumbuhan telur, maka kemungkinan hamil cukup baik. Jika dengan pemberian obat-obatan tersebut sel telur dapat tumbuh tetapi belum terjadi kehamilan, maka bisa diulang selama 6 siklus haid. Jika tetap belum terjadi kehamilan maka perlu dilakukan evaluasi mengenai kemungkinan adanya masalah yang lain dari fungsi organ reproduksinya.

 

 

Kami sarankan, sebaiknya Anda tetap mengkonsultasikan diri ke dokter kebidanan dan kandungan. Jika memang terdapat ketidakseimbangan hormon, dokter memang akan memberikan terapi hormonal yang akan disesuaikan dengan jenis hormon yang mengalami gangguan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar