Sukses

Gatal Daerah Kewanitaan

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 33 tahun.
saya mengalami kegatalan pd vagina sisi luar (bibir) dan sisi dalam (kadang2), itu dimulai saat setelah menstruasi bulan lalu (06 agustus). ketika tinggal penghabisan sy memakai yg blm prnh sy pake...lalu terasa gatal sekali, smp sy basuh dengan betadine utk vagina. hslnya lumayan. tp pd awal bulan september ini, mendekati tgl mens mulai terasa lg. tetapi sy tidak keputihan. pertanyaan sy adalah : 1. apakah itu bisa krn pembalut? atau krn hormon? 2. pengobatannya dgn cara apa? dan bgmn? krn sy tidak mau mengkonsumsi obat2an lg. hny ingin obat luar. 3. ketika sy berhubungan awal september, sy merasakan gatal yg amat sangat. stlh selesai berhubungan vagina sy terasa perih dan gatal. faktor apa ya dok? 4. bulan agustus tgl 6 sy menstruasi. lalu agustus akhir timbul gejala menstruasi lg seperti dada mengeras. lalu sy berhubungan dengan suami tgl 04 september, mendekati menstruasi. apakah kemungkinan bisa terjadi kehamilan? (mengingat tgl mens sy sekitar 6 september. terimakasih sebelumnya atas jawabnya......
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

1. Keluhan Anda adalah rasa gatal pada bibir vagina. Hal ini dapat disebabkan karena alergi terhadap bahan pembalut atau juga karena kelembaban yang tinggi pada saat menstruasi. Untuk itu disarankan untuk mengganti pembalut setiap 4 jam sekali pada saat menstruasi karena kelembaban yang tinggi dapat juga menyebabkan iritasi kulit.

2. Anda perlu selalu menjaga kebersihan organ kewanitaan Anda.

Membersihkan organ kewanitaan dapat dilakukan dengan air hangat dan sabun lembut tanpa pewangi. Sabun tersebut termasuk sabun-sabun yang bisa didapatkan di pasaran yang tidak mengandung pewangi. Lebih baik Anda melakukannya pada saat mandi sore hari. Berikut kami tekankan kembali hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

  1. Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek relaks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.
  2. Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
  3. Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.
  4. Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue kering.
  5. Hindari berbagai produk pembersih, sebab  belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.
Namun, jika keluhan Anda sudah berlangsung cukup lama, sebaiknya Anda mengunjungi dokter untuk memastikan tidak terjadi infeksi jamur pada daerah kewanitaan Anda yang gejalanya juga merupakan rasa perih dan gatal. Jika terdapat infeksi jamur maka Anda perlu diberikan obat anti jamur.

3. Nampaknya, Anda memang mengalami infeksi pada daerah kewanitaan. Untuk itu memerlukan pemeriksaan terlebih dahulu akan penyebabnya, melalui pemeriksaan laboratorium. Dengan demikian Anda dapat memperoleh penanganan yang optimal segera sebelum terjadi komplikasi yang tidak diinginkan.

4. Kemungkinan kehamilan palng besar terjadi adalah bila hubungan seksual antara pasangan subur dilakukan pada masa subur wanita yaitu +/- 14 hari sebelum hari haid berikutnya. Untuk itu, nampaknya kemungkinan Anda untuk mengalami kehamilan tidak terlalu besar, meskipun masih selalu terdapat kemungkinan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar