Sukses

Cairan Mani Normal

20 Oct 2014, 02:51 WIB
Pria, 22 tahun.
dok, saya mau konsultasi.. sudah lama saya sering melakukan onani dengan frekuensi yang sering. tapi 1 bulan belakangan ini saya sudah berhenti dan saya coba lakukan lagi kok sudah beda spermanya. sebulan yang lalu saya onani, spermanya berwarna putih keruh kental, tapi setalah sebulan saya tidak melakukan onani spermanya bening keruh encer dan ejekulasinya pun sangat kuat. kelamin saya maupun testis normal2 saja,tidak ada rasa sakit. tp kok bisa begitu dok? apakah ada suatu kelainan/penyakit? apakah sperma saya normal? padahal saya hidup sehat,tidak pernah mengkonsumsi alkohol & bukan perokok.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter


Bapak/Saudara yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pada saat ejakulasi, seorang pria normalnya akan mengeluarkan cairan sebanyak 2-5 ml yang terdiri dari cairan mani dan sperma.

Secara normal pada saat ejakulasi, akan dikeluarkan cairan ejakulat yang berwarna putih karena memiliki banyak kandungan sperma yang kaya akan protein. Sperma ini dihasilkan oleh testis dan baru akan dikeluarkan bersama dengan air mani saat ejakulasi.

Cairan mani  (semen) yang normal umumnya berwarna putih atau keabu-abuan. Namun warna semen dan konsistensi dapat bervariasi tergantung usia, makanan dan frekuensi ejakulasi. Pada awal ejakulasi, semen terlihat tebal dan lengket, namun akan mencair 20-30 menit kemudian.

Selama cairan mani Anda tidak berwarna kehijauan, kecoklatan, pink, merah, sebenarnya tidak ada yang perlu Anda khawatirkan.

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Masturbasi tidak menyebabkan terjadinya kemandulan. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari). Kebiasaan melakukan masturbasi dapat menimbulkan masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya.

 

 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi Anda, dll. Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi seperti melihat gambar atau membaca buku-buku yang merangsang.

Untuk informasi lengkap, kami sertakan artikel: Bermasturbasi Pada Pria.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)


Salam,                                       

 

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar