Sukses

Sakit Jantung dan Hipertensi?

16 Oct 2014, 13:23 WIB
Pria, 35 tahun.
Salam, Dok Saya Mau menayakan masalah penyakit Jantung, tahun 2007 saya mengalami Sakit dada kiri samapai saya masuk ke IGD,dan dilakukan serangkaian tes EKG dan Test Darah dan Hasilnya Dokter Bilang Tidak Ada Masalah Hanya Kecapaian, dan Juga Perna Saya Mengalami hal yang Sama samapai menjalar ke Tangan, Besoknya saya ke Dokter Spesialis Dalam dan dilakukan test EKG,Thorax dan test Darah Hasilnya normal Jantung Tidak ada masalah, dan saya diberi obat untuk Radang Tenggorokan, dan pada tahun 2011 ini (juni) saya merasa drop dan Dada berdebar debar dan masuk IGD dan dilakukan EKG dan Tes darah Lagi Hasilnya Normal,dan disarakan saya untuk pulang , tetapi saya tetap ngamar karna rasa takut saya, dan setelah 4 hari di test EKG lagi Hasil Normal, dan sampai sekarang saya Merasa jika dada sakit saya Merasa Sakit Jantung, sampai saya membeli alat tensi otomasi untuk mengetahui tensi darah,yang saya tanyakan Apakah saya sakit Jantung? dan Tensi darah yang saya pakai waktu habis pulang kerja sering menunjukkan 125/75 dan Nadi 95 dan perna 111 dan saya coba lagi lima nenit kemudian menjadi 117/71 nadi 89 dan jika saya pakai habis tidur 110/67 dan nadi 68-70 apakah tensi saya normal dok? terimakasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Dilihat dari usia Anda, tampaknya bukan sakit jantung, risiko untuk sakit jantung memang kecil untuk usia Anda, namun tetap perlu diwaspadai. Risiko penyakit jantung di antaranya yang paling penting adalah hipertensi, diabetes mellitus, kolesterol (dislipidemia), merokok, dan riwayat keluarga dekat serangan jantung. Apakah Anda memiliki faktor risiko di atas? Bila tidak ada, maka kecil kemungkinan Anda menderita penyakit jantung. Dari laporan Anda, tekanan darah masih normal. Tekanan darah dikatakan tinggi bila > 140/90 mmHg dalam 2 kali pengukuran yang berbeda. EKG pada saat istirahat (resting EKG) dapat menunjukkan hasil normal meskipun pada penderita penyakit jantung koroner. Oleh karena itu, bila Anda penasaran, lebih baik dilakukan pemeriksaan treadmill EKG, tentunya atas rekomendasi dari dokter spesialis penyakit jantung.

Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan kulit, otot, tulang, paru-paru, saluran pencernaan ataupun jantung.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung dalam hitungan menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. Bagaimana dengan Anda? Bagaimana dengan nyeri dada yang Anda rasakan? Berapa lama biasanya rasa sakit atau nyeri pada dada kiri Anda rasakan? Untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, diperlukan informasi tambahan lain seperti, bagaimana sifat nyerinya, bertahan berapa lama, apa pemicu timbulnya, kapan hilangnya, dll. Apakah selama ini sudah mengonsumsi obat-obatan? Bagaimana hasilnya?

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Nyeri karena saluran pencernaan di daerah dada biasa berhubungan dengan organ lambung (maag) atau esofagus (kerongkongan). Bisa juga menimbulkan rasa asam atau pahit di mulut, dan nyeri ulu hati. Nyeri ini dapat berkurang dengan pemberiaan obat lambung atau maag.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Saran kami, bila Anda memiliki faktor risiko seperti yang sudah dijelaskan dan nyeri yang Anda rasakan sesuai dengan sakit jantung, Anda dapat berobat ke dokter spesialis jantung untuk diperiksa dan dilakukan pemeriksaan treadmill EKG.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter




    0 Komentar

    Belum ada komentar