Sukses

Sulit Mencapai Orgasme

20 Oct 2014, 00:13 WIB
Wanita, 25 tahun.
dok saya mau tanya...knp ya akhir2 ini saya selalu tdk bersemangat apabila diajak berhubungan intim?krn saya tidak pernah merasakan apa itu orgasme padahal saya menikah sudah 9 bulan an...suami saya tllu cepat dok ato bs dikatakan ED..Untuk mengatasinya bgmn ya dok?krn saya jg ingin cpt hamil...kata dokter kandungan saya hrs bs orgasme dulu krn wktu orgasme,mulut rahim membuka kemudian menyedot sperma untuk masuk ke dalam rahim.apa ada yg salah pada diri saya ato suami saya dok?mohon penjelasannya ya..thx..
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Masalah orgasme pada perempuan umumnya disebabkan oleh kurangnya komunikasi dengan pasangan untuk memahami keinginan dan cara laki-laki memberikan stimulasi pada mereka. Akan tetapi masalah orgasme ini pada akhirnya juga dapat mempengaruhi kualitas hubungan seksual Anda selanjutnya dengan pasangan. Perlu dikomunikasikan mengenai  kesesuaian antara ereksi, ejakulasi hingga Anda dapat mencapai orgasme. Cobalah untuk mengomunikasikan hal ini dengan pasangan Anda, ceritakan bagaimana cara stimulasi yang Anda inginkan, dan janganlah terburu-buru. Pastikan pasangan Anda telah melakukan cukup foreplay kepada Anda sebelum akhirnya melakukan penetrasi sehingga Anda telah mendapatkan cukup rangsangan seksual.

Siklus respons seksual ini terjadi dalam 4 tahap; 1. Excitement (Gairah meningkat), 2. Plateau (Gairah semakin meningkat), 3. Orgasm (Orgasme), 4. Resolution (Penyelesaian). Anda dan pasangan dapat banyak bekerja sama pada tahap 1 dan 2, dengan menyesuaikan tahap-tahap yang meningkatkan gairah sehingga dapat berada dalam fase  orgasme yang tidak terlalu berbeda jauh dan Anda dapat merasakan orgasme. Hal ini memang membutuhkan waktu dan kesabaran serta pemahaman antarpasangan. Bila Anda tidak dapat mengatasinya berdua saja, Anda dapat mengunjungi dokter spesialis andrologi untuk membantu Anda dan suami dalam mengatasi proses penyesuaian tersebut. 

Pemahaman akan wilayah sensitif masing-masing pasangan juga akan sangat membantu proses pencapaian orgasme.

Setiap individu memiliki wilayah sensitif yang berbeda-beda pada tubuhnya.  Untuk itu kami sertakan artikel "Wilayah Sensitif" sebagai panduan tips untuk mengeksplorasi wilayah sensitif Anda dan pasangan untuk memaksimalkan hubungan seksual antara Anda dan pasangan Anda. 

Pada wanita, organ seksual yang dapat menimbulkan rangsangan berada pada bagian leher, payudara, paha bagian dalam, titik G-spot pada vagina, dan klitoris. Rangsangan terbesar organ seksual yang dapat menyebabkan orgasme adalah titik G-spot dan klitoris.

G-spot wanita umumnya berada sekitar 3-5 cm dalam vagina sehingga ukuran penis 8 cm saja sudah mampu mencapainya, sedangkan klitoris terletak pada pertemuan bibir vagina bagian dalam, sisi atas. Apabila kedua titik ini dirangsang maka orgasme dapat terjadi. Penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) hanya dapat menyebabkan orgasme pada 15-20% wanita. Dinding dalam vagina itu memiliki sedikit ujung saraf, jadi tidak begitu sensitif terhadap rangsang sentuhan. Bahkan, sebetulnya ketika seorang perempuan mengalami orgasme atau klimaks sewaktu berhubungan intim, stimulasi fisik yang utama justru bukan dari penis melainkan gesekan tulang pubis pria pada klitoris dan area di sekitarnya (yang sangat sensitif karena memiliki banyak ujung saraf).  Maka, perlu diingat bahwa kepuasan Anda bukan diukur dari ukuran penis pasangan, melainkan pemahaman akan wilayah-wilayah sensitif yang dapat meningkatkan gairah dan juga memaksimalkan kepuasan masing-masing pasangan dalam hubungan seksual.

Anda juga dapat mengunjungi Rubrik Seks dan Andrologi yang kami miliki untuk serba-serbi hubungan intim pasangan suami istri.

Untuk menambah wawasan mengenai masalah seksual pada wanita, Anda dapat mengakses artikel-artikel terkait kami:

Disfungsi Seksual pada Wanita

Kesehatan Otak mempengaruhi Seksualitas

Ejakulasi Dini

Atasi Ejakulasi Dini

Penyebab Ejakulasi Dini

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar