Sukses

Dewasa Mengompol

16 Oct 2014, 13:23 WIB
Wanita, 21 tahun.
selamat pagi dokter, saya mau bertanya tentang seputar urologi namun di pilihan kategri nya belum ada. begini dokter saya sudah berumur 21 tahun, tapi jujur sampai skrg saya masih sering ngompol. tidak hanya malam saja, kalo saya tidur siang pagi sore gak tentu jam nya pokoknya kalu sedang tidur, kadang2 / sering ngompol. selengkapnya saya sangat susah untuk menahan rasa kebelet pipis ,apabila di detik ini saya kebelet maka saya sudah tidak tahan untuk mengempetnya semenitpun. saya juga sangat sensitif kalau menyentuh air. seperti, minum, cuci tangan dan masuk kamar mandi, menginjak air saya langsung kebelet pipis. saya sangat terganggu dan tidak PD sekali dok, terlebih ngompolnya itu dok. apalagi kalau harus konsul ke rumahsakit langsung. mohon pencerahannya dok. kira2 harus bagaimana, terimakasih dokter.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter


Ibu/Saudari yang Terhormat,

 

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda, masalah mengompol dapat diindikasikan adanya masalah pada saluran kemih, saluran persarafan atau masalah psikologis.

 

Tidak dapat mengontrol berkemih pada dewasa alias mengompol atau inkontinesia urin dapat disebabkan oleh beberapa hal, sepert

  • Jumlah persalinan yang banyak
  • Berat badan berlebihan
  • Diabetes melitus
  • Riwayat operasi kandungan
  • Infeksi

 

 

  • Trauma pada perut dan panggul
  • Psikologis

 

Wanita usia tua memang lebih sering mengalami inkontinensia urin dibandingkan dengan wanita muda. Namun, inkontinensia tidak dapat dihindari sejalan dengan berjalannya usia. Inkontinensia urin merupakan masalah kesehatan. Tentunya pengobatan harus disesuaikan dengan penyebabnya. 

 

Inkontinensia terjadi karena adanya permasalahan pada otot dan syaraf yang bekerja untuk menahan atau melepaskan urin. Tubuh menyimpan urin di dalam kandung kemih. Kandung kemih menyatu dengan uretra, sebuah saluran yang menyalurkan urin ke luar tubuh. 

 

Selama berkemih, otot di dinding kandung kemih berkontraksi, memberi tekanan kepada urin untuk keluar dari kandung kemih menuju uretra. Di saat yang bersamaan, otot sfingter di sekitar uretra menjadi berelaksasi, sehingga urin dapat keluar dari tubuh.

 

 

Sumber: 

 

 

 

http://kidney.niddk.nih.gov/kudiseases/pubs/uiwomen/images/Fig1-UI-Women.jpg

 

Inkontinensia akan terjadi jika otot kandung kemih tiba-tiba berkontraksi atau otot sfingter tidak terlalu kuat untuk menahan balik tekanan dari urin. Maka urin akan "lolos" dengan tekanan yang lebih rendah dibandingkan dengan seharusnya jika otot mengalami kerusakan, menyebabkan perubahan pada posisi kandung kemih.

 

 

Sudahkah Anda mencoba memperkuat otot sfingter dengan latihan kegel. Latihan kegel ini mungkin dapat berguna. Cara melakukannya adalah:

  • Langkah pertama, posisi duduk atau berbaring, cobalah untuk mengkontraksikan otot panggul dengan cara yang sama ketika kita menahan kencing. Anda harus dapat merasakan otot panggul anda meremas uretra dan anus. Apabila otot perut atau bokong juga mengeras maka Anda tidak berlatih dengan otot yang benar
  • Ketika Anda sudah menemukan cara yang tepat untuk mengkontraksikan otot panggul maka lakukan kontraksi selama 10 detik, kemudian istirahat selama 10 detik
  • Lakukan latihan ini berulang-ulang sampai 10-15 kali per sesi. Sebaiknya latihan ini dilakukan 3 kali sehari
  • Latihan kegel hanya efektif bila dilakukan secara teratur dan baru terlihat hasilnya 8-12 minggu latihan teratur
 

 
Kami sarankan, Anda mengunjungi dokter spesialis urologi untuk mengetahui penyebab dari keluhan Anda ini sehingga Anda segera mendapatkan penanganan yang optimal.
 
 
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)
 

 
Salam,
 

 

 
Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar