Sukses

Siklus Haid & Hub Intim

16 Oct 2014, 13:23 WIB
Wanita, 23 tahun.
Assalamu'alaikum dok.. Saya ingin bertanya tentang siklus menstruasi saya yg pada bulan trakhir yaitu bulan juni waktunya dtg lebih cepat yaitu yg bulan sbelumnya (mei) tgl 15 tp pd bln juli tgl 3.. Bahaya gak dok?? Saya khawatir siklus yg maju itu krn ad kelainan pada rahim saya.. Untuk informasi saya sdh menikah tapi belum memiliki anak dan terkadang ketika haid suami mengajak berhubungan seks. Apakah bahaya dok?? dan apakah itu berpengaruh terhadap siklus menstruasi saya?? Terima kasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebelumnya kami agak bingung dengan keterangan Anda, jadi ada beberapa hal yang perlu kami perjelas. Siklus Haid Anda adalah tanggal 15 Mei, dan bulan tanggal 3 Juli. Apakah bulan Juni Anda mengalami haid?

Kami memahami kekhawatiran Anda, namun terkadang siklus haid seseorang dapat terlambat 3-7 hari. Banyak hal yang dapat menyebabkan siklus haid menjadi terlambat, antara lain:

  • Stress dan depresi
  • Nutrisi yang kurang, penurunan berat badan berlebihan, olahraga berlebihan, obesitas
  • Gangguan hipotalamus dan hipofisis sehingga terjadi ketidak seimbangan hormon dalam tubuh
  • Gangguan indung telur
  • Penggunaan obat-obatan, seperti obat antidepresi, kortikosteroid, kontrasepsi oral, dll
  • Penyakit kronik dan Sindrom Asherman
  • Hamil
  • dll

Bagaimana dengan Anda? Adakah stress atau aktivitas fisik berlebihan dalam beberapa waktu dekat kemarin?

Namun, sebenarnya Anda tidak perlu terlalu khawatir mengenai siklus haid yang terkadang suka terlambat 3-7 hari karena lamanya siklus haid memang dapat berbeda-beda dan hal ini dipengaruhi oleh sistem hormon di dalam tubuh. Normalnya siklus haid seorang wanita berlangsung setiap 21-35 hari selama 3-7 hari dengan jumlah perdarahan yang keluar berkisar antara 20-60 ml/hari. Jika siklus haid terjadi diluar batas-batas normal yang telah disebutkan diatas secara berulang, berarti telah terjadi gangguan dalam proses menstruasi dan hal ini perlu dievaluasi lebih lanjut.

 

Melakukan hubungan suami istri saat menstruasi tidak akan berdampak buruk pada Anda maupun pasangan. Akan tetapi Anda harus memastikan sebelumnya bahwa Anda dan suami terjamin bebas dari infeksi kemaluan. Apabila Anda atau suami ada yang memiliki infeksi pada kemaluannya maka dengan melakukan hubungan seksual saat menstruasi akan memudahkan kuman untuk masuk ke dalam rahim, karena saat menstruasi leher rahim sedang dalam kondisi terbuka sehingga memudahkan untuk terjadinya infeksi saluran reproduksi. Disamping itu, melakukan hubungan seksual saat menstruasi juga akan meningkatkan risiko bagi suami untuk tertular beberapa penyakit tertentu melalui darah Anda (hepatitis B), karena darah merupakan media yang baik bagi tumbuh dan berkembangnya kuman penyakit. Karena itu, disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual saat menstruasi atau gunakanlah kondom jika Anda ingin melakukan hubungan seksual saat menstruasi. Hubungan suami istri saat menstruasi tidak berpengaruh terhadap siklus menstruasi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar