Sukses

Gangguan Kencing

20 Oct 2014, 08:56 WIB
Pria, 37 tahun.
suami saya 4 bulan lalu mengalami retensio urine (hidronefrosis ialtral e,c bendungan pd distal ureter)grade II III oleh cytitis kronis.hasil pemeriksaan darah glukosa 104. albumin 6.13 glubulin 3.15 protein total 9.28, sgot 24.4, sgpt 20.4, urea 43.7, creatinin 2.98, asam urat 9,90, hb 13.6, eritrosit 4.47, leukosit 8.200,trobst 321.000, hematokrit 40%.pada urine sel epitel dan kristal positif. kemudian dilakukan kateterisasi selama 1 bulan, hasilnya bengkak ginjal berkurang dan dan creatinin turun 1.66. obat yang diberi ubretid setiap hari 1butir.kateter dilepas suami tetap mengalami retensio urine, suami didiagnosa neurology bladder (syaraf). akhirnya diberi ubretid dan harnal ocas masing2 1 btr 1hari selama 30 hari..dan kencing pun agak banyak walaupun masih tetap ada urine yang tertahan(sampai sekarang) sebanyak 125ml di kandung kemih. sekarang hanya makan obat harnal ocas. saya mengkhawator kan oemakaian obat harnal ocas tsb setiaphari..karena menurut dokter cuma itu obat utuk penyakit suami saya dan nungkin untuk seumur hidup. adakah pengobatan lain untuk penyakit suami saya?karena disini dokter urology cuma 1 orang ga bisa cari second opinion..ukuran prostat suami normal 3.6x3.0x2.6.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 Ibu yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Perlu diketahui apa yang menjadi penyebab bendungan pada distal ureter, apakah terdapat batu atau penyempitan pada distal ureter. Kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan gangguan ginjal dan dapat pula mempermudah terbentuknya batu asam urat. Tampaknya keluhan suami Anda sudah banyak berkurang dengan pengobatan yang diberikan. Menurut apa yang kami pelajari, Harnal Ocas pada umumnya tidak menyebabkan efek samping yang berbahaya. Efek samping yang sering mencakup rasa ngantuk dan sakit kepala. Dapat juga menimbulkan hipotensi dan efek samping lain yang jarang terjadi. Memang kasus yang dialami termasuk kasus yang sulit dan membutuhkan penanganan spesialis urologi. Kami sendiri disini mengalami kesulitan untuk menganalisis karena tidak dapat memeriksa langsung suami Anda. Jadi, saran kami adalah tetap kontrol ke spesialis urologi untuk memantau kemajuan dari keluhan-keluhan, atau Anda dapat berkonsultasi langsung dengan spesialis urologi di kota yang lebih besar, seperti Jakarta.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar