Sukses

Operasi Miom dan Hamil

18 Oct 2014, 15:36 WIB
Wanita, 33 tahun.
saya menikah selama 6 th dan belum punya anak. saya telah 2 kali operasi miomektomi. yang terakhir dilakukan tanggal 2 februari 2011 karena terjadi perlengketan di kantung urin. tgl 19 februari saya haid hari pertama. sekarang tgl 4 april 2011 saya hamil 6 minggu. apakah bekas operasi saya akan berpengaruh pada kehamilan? tindakan apa yang terbaik untuk saya dan bayi saya, mengingat kehamilan ini benar2 telah kami harapkan terima kasih atas jawaban dokter
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Operasi miomektomi artinya dilakukan pengangkatan tumor jinak otot rahim. Letak tumor jinak (mioma uteri) ini ada beberapa tipe. Ada yg disebut mioma subserosa (miom tumbuh di sisi luar otot rahim), ada mioma intramural (miom tumbuh di dalam otot rahim) dan mioma submukosa (miom tumbuh di sisi dalam otot rahim, ke arah rongga rahim). Operasi miom subserosa umumnya cukup aman dan tidak beresiko jika hamil. Tetapi operasi miom intramural umumnya menyisakan bagian rahim yang lemah pada tempat miom itu dibuang, sehingga pada saat hamil harus di awasi lebih ketat karena beresiko robeknya bagian rahim yang lemah tersebut. Sebaiknya ibu melakukan kontrol hamil tetap pada dokter yang melakukan operasi sehingga mengetahui dengan jelas riwayat operasinya dan dapat membantu ibu mengatasi berbagai hal yang mungkin terjadi. Karena ada resiko robeknya bagian rahim yang lemah tersebut, maka kehamilan sebaiknya diakhiri dengan operasi sesar nantinya dan dilakukan lebih dini dibanding operasi sesar yang tanpa resiko robeknya bagian rahim. Pada miom submukosa umumnya cukup aman untuk hamil.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.

Salam,

Pengasuh Rubrik Kebidanan dan Kandungan

dr. Indra N. C. Anwar, SpOG

    0 Komentar

    Belum ada komentar