Sukses

Siklus Haid Tak Teratur

16 Oct 2014, 13:23 WIB
Wanita, 28 tahun.
Dokter yg terhormat, Saya mau bertanya soal masalah saya dengan hormon prolaktin yg tinggi. 2 bln setelah menikah saya langsung dinyatakan hamil, tapi krn alasan pribadi waktu itu saya melakukan aborsi legal di salah satu negara eropa tempat saya tinggal kini. setalah 10 bln KB pil saya lepas, menstruasi saya selama hampir setahun tidak teratur kadang2 2 atau 3 bln sekali, akhirnya setelah di check hormon prolaktin saya 3,7 . dokter di sini pun memberikan obat cabergoline dan hormon prolaktin saya pun turun di posisi normal 1,9 !! dan selama hampir 6 bln ini menstruasi saya lancar walaupun siklusnya tidak pernah sama ( antara 28 sampai 32 hari). di bulan ke 7 menstruasi saya tidak datang dan sudah hampir 42 hari saya tidak menstruasi. saya check darah utk kehamilan dan hasilnya negatif. apakah artinya hormon prolaktin saya kembali naik?? apakah mungkin terjadi kenaikan hormon prolaktin walaupun saya rajin mengkonsumsi cabergoline setiap seminggu sekali selama 6 bln ini?? ada rasa nyeri di puting payudara saya apakah ada kaitanya dengan kenaikan kadar hormon prolaktin saya? mohon penjelasanya dokter Terimakasih
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Siklus haid ibu tidak teratur (2-3 bulan sekali),artinya siklus haidnya tidak berovulasi (tidak ada sel telur yg tumbuh alami). Dari pemeriksaan hormon prolaktin hasilnya 3,7 tampaknya normal (kadar hormon prolaktin serum di bawah 25 pg/ml termasuk normal). Sayangnya tidak disebutkan hasil pemeriksaan hormon lainnya (FSH, LH, Estradiol dan TSH) yang menggambarkan fungsi indung telurnya (ovarium), kalau juga diperiksa. Kalau hormon-hormon tersebut belum diperiksa maka sebaiknya diperiksa dulu pada hari ke 3-5 dari siklus haid untuk menentukan fungsi indung telurnya dan sekalian dilakukan USG organ reproduksi untuk menilai gambaran anatomi rahim dan indung telur. Dari hasil pemeriksaan tersebut baru dapat didiagnosa mengenai gangguan haidnya dan dapat dilakukan pengobatan yang tepat sesuai diagnosa tersebut dan tujuan pengobatan selanjutnya (apakah ingin hamil atau hanya pengaturan siklus haid).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.

Salam,

Pengasuh Rubrik Kebidanan dan Kandungan

dr. Indra N. C. Anwar, SpOG

    0 Komentar

    Belum ada komentar