Sukses

Cara Penularan Herpes Zoster

21 Nov 2014, 06:29 WIB
Pria, 46 tahun.

Dokter menyambung perihal HERPES ZOSTER, yg saya mau tanyakan lg, dimana istri saya kena virus tsb, padahal istri saya hanya ibu rmh tangga, dan klo pergi hanya ke pasar saja, dan sama aktivitas gereja di sekitar komplex rumah. Dan bolehkah kami berhubungan sexual, dan dpt menular tdk. Istri saya sdh pernah kena cacar air waktu masih sekolah, skrg istri saya umur 46 th. Terima kasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Terdapat 2 Herpes yang sering membuat rancu masyarakat, yaitu Herpes Simpleks dan Herpes Zoster.

Herpes simpleks adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks tipe I atau tipe II yang ditandai oleh adanya vesikel (gelembung) berkelompok di atas kulit yang sembab dan merah, mengenai alat kelamin dan mukosa mulut. Sedangkan herpes zoster adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zooster (virus cacar) yang menyerang kulit dan mukosa.

Penyakit herpes simpleks termasuk dalam kategori penyakit infeksi menular seksual karena ditularkan terutama melalui hubungan seksual, sedangkan herpes zoster timbul akibat reaktivasi virus yang terjadi setelah infeksi primer yang umumnya bermanifestasi sebagai cacar air (varisela). Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan kulit yang mengalami lesi karena virus dapat menyebar melalui udara.

Herpes zoster adalah infeksi yang disebabkan oleh virus varisela-zoster dan menyerang kulit, mukosa, serta saraf. Virus varisela zoster ini didapat saat seseorang terkena cacar air dan kemudian virus dapat tinggal di sistem saraf  dan dapat tereaktivasi  jika orang tersebut mengalami stres berlebih atau penurunan daya tahan tubuh. Karena disebabkan oleh virus, maka penyakit ini dapat sembuh sendiri (self limiting disease) dalam jangka waktu beberapa hari asalkan daya tahan tubuh atau kekebalan tubuh meningkat.

Keluhan yang dirasakan biasanya Nyeri dan gatal terjadi sebelum adanya lesi kulit. Keluhan dapat disertai dengan gejala umum berupa demam, pusing, dan malaise. Setelah itu timbul gejala kulit kemerahan yang dalam waktu singkat menjadi vesikel/gelembung berkelompok dengan dasar kulit yang merah dan bengkak.

Terapinya dilakukan dengan menghindari gesekan kulit yang mengakibatkan pecahnya vesikel, pemberian nutrisi tinggi yang kaya akan karbohidrat dan protein, dan istirahat dan mencegah kontak dengan orang lain, dapatjuga  diberikan penghilang rasa nyeri dan Obat antivirus.

Pada individu sehat (sistem kekebalan tubuh yang baik), lesi biasanya membaik dalam 2-3 minggu. Namun, pada individu tertentu dapat terjadi komplikasi, yang tersering adalah neuralgia pasca-herpetik yaitu rasa nyeri yang timbul pada daerah timbulnya herpes zooster sebelumnya.

 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

 

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

1 Komentar