Sukses

Torticollis pada Anak

18 Nov 2014, 04:03 WIB
Pria, 36 tahun.

siang dok...anak sy laki2 umur 3thn menderita torticollis/leher miring sejak lahir..harus di bawa kemana untuk konsultasi n yindakan apa yg tepat untuk mengobati penyakit tsb..thanks...

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Torticollis atau dikenal di masyarakat sebagai kaku leher (torticollis, loxia, wryneck, tengleng, tengeng) berasal dari bahasa Yunani: tortus yang artinya terputar dan collum yang artinya leher. American Academy of Orthopaedic Surgeons menyatakan bahwa gejala utama dari torticolllis adalah kepala miring ke satu sisi, dan kepala memutar ke sisi lain.

Sangat disayangkan bila bayi yang mengalami tortikolis dibiarkan tanpa mendapatkan penanganan. Selain beresiko mengalami gangguan tumbuh kembang, tortikolis juga sangat mungkin mempengaruhi psikologis anak. Oleh karena itu penting sekali mendiagnosis serta melakukan terapi sejak dini, karena akan mempengaruhi hasil akhir terapi.

Berikut merupakan beberapa hal yang dapat Anda lakukan :

  • Segera membawa anak ke dokter untuk memastikan ada atau tidaknya tortikolis serta kelainan lain yang menyertai. Selain pemeriksaan fisik, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan rontgen dan USG.
  • Fisioterapi rutin SEDINI MUNGKIN. Tortikolis bawaan yang disebabkan murni karena otot harus difisioterapi, idealnya pada saat bayi masih berusia dibawah 3 bulan. Torticollis umumnya dapat diobati melalui latihan yang meregangkan leher dan menoleh ke sisi yang berlawanan. Terapi biasanya membutuhkan waktu selama 4-6 bulan dan hampir 90% berhasil. Bayi yang lebih tua membutuhkan waktu yang lebih lama dan prosesnya lebih sulit. Terapi pada bayi di atas 1 tahun biasanya cukup sulit karena bisa dikatakan terlambat dan mungkin memerlukan tindakan operasi(+- 10% kasus).
  • Menempatkan mainan pada sisi di mana bayi harus memutar kepala atau berpaling ke sisi yang berlawanan  untuk mengalihkan perhatian ke arah mainan ataupun meraih mainan tersebut.
  • Meletakkan bayi di kasur dimana sisi yang sakit menghadap ke dinding, sehingga bayi harus  memutar kepalanya untuk melihat ke arah luar kasur.

Kami sarankan Anda untuk membawa anak Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak, untuk melakukan pemeriksaan lengkap serta merencanakan terapi yang sesuai dengan keadaan dan yang diperlukan supaya hasil terapi lebih optimal.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar