Sukses

Spasmofilia = Kejang Otot

20 Oct 2014, 03:49 WIB
Pria, 42 tahun.
Mohon pencerahannya untuk "spasmophilia stadium 3". Hal ini dialami rekan saya dengan gejala sesak, meski hasil rontgen OK. Terima kasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Spasmofilia merupakan suatu kondisi di mana persarafan motor menunjukkan sensitivitas yang tidak normal terhadap stimulasi/rangsangan elektrik ataupun mekanik sehingga penderita mengalami kecenderungan untuk mengalami kram dan kejang pada otot-ototnya.

Gejala lain yang termasuk dalam sindrom spasmofilia adalah rasa lelah berlebihan, kekakuan atau kedutan otot, kram otot, keluhan pada saluran pencernaan dan juga alergi.

Hal ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan elektrolit di dalam darah antara lain karena kekurangan kalsium (hipokalsemia) atau kekurangan magnesium yang dapat terkait dengan hiperventilasi, hipoparatiroidism, rakhitis, uremia atau kondisi lain. Selain itu juga terjadi ketidakseimbangan mineral kalium.

Pasien dengan spasmofilia biasanya akan merasa kesulitan untuk memulai aktivitas di pagi hari dan sebaliknya merasa sangat aktif pada malam hari, sering merasakan kekakuan otot dan kedutan otot pada tangan dan kaki, kram otot dapat terjadi juga di tempat lain seperti pada lambung, punggung dan leher. Seringkali pasien dengan spasmofilian juga memiliki gejala psikologis berupa rasa cemas dan takut berlebihan.

Rasa sesak di dada merupakan keluhan lain yang cukup sering dirasakan pasien dan cukup mengganggu. Hal ini terjadi karena kejang otot-otot saluran pencernaan bagian atas. Bila terjadi kejang-kejang pada otot-otot saluran pencernaan bagian bawah terkadang dapat menyebabkan rasa mual dan muntah.

Sapsmofilia dapat disembuhkan. Pasien biasanya dapat diberikan asupan suplemen kalsium, magnesium dan kalium. Selain itu pasien juga perlu memperbaiki pola diet dengan mengonsumsi makanan-makanan yang banyak mengandung sumber kalsium, kalium dan magnesium. Selain itu, pasien juga perlu berolahraga ringan dan melakukan pemijatan otot untuk relaksasi otot.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar