Sukses

Flek pada Kehamilan

17 Nov 2014, 09:10 WIB
Pria, 33 tahun.

selamat pagi dok, kami pasangan baru menikah 6 bulan. saya ingin bertanya, istri saya sekarang sedang mengandung 7 minggu. Tapi saat ini sering mengalami flek, dan kami sudah konsultasi dengan dokter kami. beliau memberikan obat hystolan dan cygest, sebelumnya kami disuruh membeli obat duphaston dan duvadilan, tp setelah mendapatkan hystolan dan cygest beliau menyuruh untuk stop penggunaan duphaston dan duvadilan sampai cygest dan hystolannya habis. tapi hingga saat ini istri saya masih sering mengalami flek, apakah ini normal? atau kami harus melakukan apa. karena dokter kami tersebut tidak memberikan informasi yang lengkap dan hanya setengah2. mohon bantuannya dok, krn ini anak pertama kami dan kami blm mengerti apa yang harus kami lakukan, dan apa saja "Do and Don't"-nya pada saat kehamilan. terima kasih dok, desly supriyadi

dr. Tiara Rahmawati

Dijawab Oleh:

dr. Tiara Rahmawati

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Flek-flek berwarna coklat kehitaman merupakan gambaran yang menunjukkan adanya perdarahan ringan pada sistem reproduksi Anda. Penting untuk diketahui bahwa semua bentuk perdarahan yang keluar dari kemaluan wanita (vagina) yang sedang dalam kondisi hamil perlu mendapatkan perhatian lebih. Flek-flek tersebut bisa jadi merupakan suatu pertanda adanya masalah serius dan berbahaya bagi kehamilan Anda. Memang pada 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan). Beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya flek-flek selama kehamilan diantaranya adalah :

  • Melakukan hubungan seksual selama kehamilan. Biasanya flek-flek darah akan timbul setelah melakukan hubungan seksual saat hamil karena saat hamil serviks (leher rahim) wanita dialiri oleh lebih banyak darah dibandingkan oleh wanita yang tidak hamil, karena itu serviks wanita yang sedang hamil lebih mudah berdarah
  • Keguguran 
  • Kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik)
  • Blighted Ovum (BO). Merupakan suatu kelainan dimana janin di dalam rahim gagal untuk berkembang
  • Infeksi saluran reproduksi oleh jamur, parasit, ataupun bakteri
  • Plasenta previa atau Solusio plasenta (pelesapan plasenta dari dinding rahim). Merupakan penyebab perdarahan yang biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.
  • dan lain-lain

Tetaplah memeriksakan kehamilan Anda ke dokter Anda. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti pemeriksaan USG dan pemeriksaan darah untuk memastikan bahwa Anda dan bayi dalam kandungan dalam kondisi sehat dan menyingkirkan berbagai hal yang mungkin menjadi penyebab terjadinya perdarahan tersebut. Dokter akan memberikan terapi sesuai dengan penyebab timbulnya flek-flek darah pada Anda. Jika memang dokter mengatakan tidak berbahaya maka Anda tidak perlu khawatir, karena memang 20-30% wanita hamil terkadang dapat mengalami flek-flek perdarahan yang biasa terjadi di awal kehamilannya (3 bulan pertama kehamilan).

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi dan pengetahuan Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar