Sukses

Serba-Serbi Obat Nyamuk

18 Oct 2014, 18:36 WIB
Wanita, 31 tahun.
dok saya mau menanyakan mengenai efek atau dampak dari penggunaan obat nyamuk cair dan elektrik? 1.apakah pemakaian obat nyamuk cair atau elektrik bisa menyebabkan paru2 bolong atau gangguan paru2 lainnya?... 2.apakah zat yang berbahaya itu ( namanya ) yang terkandung dalam obat nyamuk cair atau elektrik?... 3.lalu bagaimana obat nyamuk yang d oles/lotion,apakah itu aman di pakai?... (menurut pengalaman saya obat nyamuk lotion/oles jika terkena pada benda plastik atau meja meninggalkan noda bahkan merusak plastik atau meja?...) bagaimana dengan kulit kita?... 4.apakah pernah di lakukan penelitian medis mengenai dampak dari obat nyamuk cair atau elektrik?... bahwa obat nyamuk cair atau elektrik sebagai penyebab gangguan pada paru2?...dan di lalukan oleh siapa penelitian dan apakah pernah di lakukan tindakan\pemberitahuan terhadap produsen obat nyamuk cair bahwa produknya berbahaya?... sekian pertanyaan dari saya,terima kasih banyak dok.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Secara umum seluruh obat nyamuk bertujuan untuk membunuh nyamuk dengan demikian mengandung bahan aktif insektisida yang berfungsi untuk membunuh serangga, yaitu: dichlorovynil dimethyl phosfat (DDVP), propoxur (karbamat), dan diethyltoluamide.

Bahan aktif dalam obat nyamuk ini dapat mengganggu kesehatan manusia terutama saluran pernapasan dan kulit. Bahan aktif obat nyamuk akan masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan dan kulit ke dalam peredaran darah dan menyebar ke sistem pernapasan dalam tubuh dan juga sistem susunan saraf pusat (otak). Saluran pernapasan dapat terstimulasi sehingga menyebabkan batuk dan juga dapat memicu reaksi alergi pada saluran pernapasan (asma). Selain itu juga dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada kulit.

Obat nyamuk cair (semprot) dan obat nyamuk elektrik lebih bertujuan untuk membunuh nyamuk sedangkan obat nyamuk oles lebih bertujuan untuk mencegah serangan nyamuk.

Obat nyamuk oles mengandung bahan aktif yang disebut dengan DEET (N,N-dimethyl-m-toluemide) yang dapat menyebabkan iritas kulit dan juga pada beberapa kasus dapat merangsang reaksi alergi. Sebaiknya tidak digunakan di bawah pakaian atau pada kulit yang bermasalah. Selain itu juga sebaiknya tidak digunakan pada anak-anak karena kulit anak-anak lebih sensitif dan juga tidak terlalu sering digunakan oleh Ibu hamil.

Hingga saat ini terus dilakukan penelitian kesehatan komunitas mengenai dampak penggunaan obat nyamuk untuk membunuh nyamuk. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa konsentrasi bahan aktif dalam tiap obat nyamuk berbeda-beda demikian juga dengan kadar toksisitasnya dan juga bergantung pada pemakaiannya. Obat nyamuk cair (semprot) mengandung bahan aktif yang lebih sedikit karena dalam proses penyemprotannya, bahan cair berubah menjadi gas sedangkan obat nyamuk elektrik lebih sedikit lagi karena lagnsung didistribusikan dalam bentuk gas. Namun penggunaan obat nyamuk semprot yang berulang kali juga akan meningkatkan kadar bahan aktif sedangkan obat nyamuk elektrik harus digunakan sepanjang malam sehingga selama itu udara akan mengandung bahan-bahan aktif obat nyamuk.

Penggunaan obat nyamuk cair (semprot) menjadi lebih dapat dipertimbangkan dengan memperhatikan penggunaan obat nyamuk harus menghindari kontak langsung dengan tempat tidur dan sebaiknya menunggu sekitar 1 jam setelah penyemprotan untuk ruangan kembali ditempati. Penggunaan exhaust fan akan membantu juga udara ruangan kembali netral.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar