Sukses

Keputihan seperti gumpalan nasi

19 Oct 2014, 21:35 WIB
Wanita, 18 tahun.
Selamat siang dok... Saya mau tanya ni. Teman saya cewek, vaginanya itu katanya gatal-gatal, trus dalam satu hari vaginanya itu mengeluarkan keputihan yang banyak banget kayak gumpalan nasi, bau banget lagi... Dia tu belum nikah, umurnya baru 18 tahun. Apa dia menderita penyakit Sipilis atau penyakit apa Dok, sekalian obatnya juga ya ??? Makasih atas jawabannya...
Admin KlikDokter

Dijawab Oleh:

Admin KlikDokter

Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

 

Keputihan dalam jumlah banyak hingga mengeluarkan gumpalan seperti nasi dan berbau patut diwaspadai. Sebenarnya keputihan itu sendiri terbagi dua, yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

 

 

 

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (eperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika memang cairan yang keluar dari vagina Anda sudah sangat mengganggu dan tak kunjung menghilang meskipun sudah menjaga kebersihan area vagina, kemungkinan terdapat infeksi pada saluran reproduksi Anda. Untuk mengatasi hal tersebut, segera pastikan dengan cara pemeriksaan fisik oleh dokter kebidanan dan kandungan. Karena perlu dipastikan penyebabnya dengan melihat bentuk dan konsistensi cairan, sehingga pengobatan yang diberikan menjadi tepat guna.


Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar