Sukses

Kerokan saat Haid

29 Feb 2016, 10:03 WIB
Wanita, 20 tahun.

mikum dok,, saya remaja 20th,saya ingin menanyakan apakah ada efek berbahaya jika sedang haid,di kerok? dan apa yang dapat saya lakukan untuk mengurangi gejala PMS yang hebat? seperti panas dingin dan mual juga sakit pada bokong yang terasa panas dan melilit pada perut? terima kasih.

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Silakan klik next untuk melanjutkan ke penjawaban dr. Puspita Komala Sari.

Kerokan saat Haid

Kami mengerti kehkawatiran yang Anda rasakan.

Pre Menstrual Sindrome atau yang sering kita kenal dengan sebutan PMS adalah sekumpulan gejala berupa gangguan fisik & mental, dialami 7-10 hari menjelang menstruasi dan menghilang beberapa hari setelah menstruasi. Keluhan yang dialami bisa bervariasi dari bulan ke bulan, bisa menjadi lebih ringan ataupun lebih berat dan berupa gangguan mental (mudah tersinggung, sensitif) maupun gangguan fisik. Diperkirakan kurang lebih 85% wanita usia produktif antara usia 25-35 tahun mengalami satu atau lebih gejala dari PMS.

Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda:

apakah ada efek berbahaya jika sedang haid,di kerok?

Hingga saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan manfaat ataupun efek samping atau bahaya melakukan kerokan saat sedang haid. Namun alangkah baiknya untuk tidak terlalu sering melakukan kerokan baik saat sedang haid ataupun tidak. Berikut kami sertakan beberapa artikel yang dapat menambah pengetahuan Anda mengenai ‘kerokan’: ?Plus Minus Kerokan?Manfaat Kerokan

apa yang dapat saya lakukan untuk mengurangi gejala PMS yang hebat? seperti panas dingin dan mual juga sakit pada bokong yang terasa panas dan melilit pada perut?

Anda dapat mencoba beberapa tips di bawah ini untuk mengurangi gejala PMS, antara lain :

Pola nutrisi yang sehat (rendah lemak dan garam, tinggi protein, vitamin dan mineral). Perbanyak porsi buah-buahan, sayur mayur, gandum yang tinggi serat. Jika diperlukan, dapat ditambahkan makanan kesehatan (food supplement) yang berupa multivitamin seperti kalsium yang dapat mengurangi rasa kram, Vitamin E untuk mengurangi rasa nyeri pada payudara, keletihan dan insomnia serta Vitamin B6 untuk mengatasi keletihan, iritabilitas dan mood swings.

  • Hindari makanan dengan kadar garam tinggi, makanan manis, kafein alkohol
  • Selalu melakukan olahraga rutin
  • Tidur cukup minimal 8 jam/hari
  • Hindari rokok
  • Hindari stress berkepanjangan
  • Terapi relaksasi (hipnoterapi, terapi warna, meditasi, aromaterapi dsb)

Namun apabila gejala tersebut terus menetap dan mengganggu aktivitas sehari-hari, kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan wawancara secara menyeluruh dan melakukan pemeriksaan fisik secara lengkap serta memberikan pengobatan agar gejala PMS yang timbul dapat diminimalisasi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar