Sukses

pakai kawat gigi, harus cabut gigi?

18 Oct 2014, 15:21 WIB
Wanita, 28 tahun.
Dokter yang baik, saat ini saya telah menjalani perawatan ortho, kurang lebih satu tahun. Sampai saat ini bracket yang dipasang baru sampai di gigi-gigi depan saja, belum sampai ke samping dan belakang baik gigi atas maupun bawah. Dan karena kondisi rahang atas saya yang lebih besar, gigi pada rahang atas belum mundur juga. Terus terang saya memang menghindari untuk dicabut. Yang saya ingin tanyakan adakah cara untuk memperoleh ruang pergeseran dan memundurkan gigi pada rahang atas saya selain pencabutan gigi? Lalu dalam jarak berapa lamakah, gigi yang terletak di samping dan belakang dapat diberikan bracket? Mohon penjelasannya dok. terima kasih.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Sdri yang terhormat,
Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Klikdokter.com
Pertama-tama perlu saya jelaskan sedikit bahwa perawatan orthodontik tidak dapat dilakukan secara sembarangan, semua prosedur ada standar operasionalnya. Ada beberapa cara untuk mendapatkan ruangan yang dibutuhkan untuk menggeser gigi-gigi yang posisinya perlu diperbaiki, diantaranya adalah pencabutan gigi. Jadi tidak semua kasus harus ada gigi yang dicabut, bergantung pada seberapa besar kebutuhan ruang dan tentunya dicabut/tidaknya gigi baru dapat diputuskan setelah dokter gigi melakukan serangkaian pemeriksaan. Seluruh gigi-geligi pasien diperiksa secara seksama, jika ada yang perlu mendapatkan perawatan (misalnya penambalan atau pembersihan karang gigi) maka harus dirawat terlebih dulu sebelum dilakukan pemasangan kawat. Lalu gIgi pasien harus dicetak agar dapat dilakukan model/duplikat gigi. Duplikat ini diperlukan untuk menganalisa kebutuhan ruang dan melakukan rencana perawatan. Selain itu perlu dilakukan foto rontgen (ada dua foto, yaitu panoramik dan cephalometri). Foto ini penting, untuk membantu analisa kebutuhan ruang dan menilai posisi gigi terhadap tulang rahang sehingga dapat menunjang rencana perawatan.

Perawatan orthodontik bertujuan untuk mendapatkan oklusi (gigitan) yang seimbang dan harmonis antara gigi atas dan bawah, serta memperbaiki posisi gigi yang tidak normal. Oleh sebab itu perawatan tidak dapat dilakukan hanya pada satu rahang saja, karena dapat mengakibatkan oklusi yang tidak seimbang. Jadi perawatan harus dilakukan pada saat yang bersamaan. Sayangnya saya tidak melihat sendiri kondisi gigi geligi Anda, sehingga hanya dapat membuat dugaan berdasarkan keterangan Anda. Perlu saya singgung secara singkat, perawatan orthodontik terdiri dari beberapa komponen yaitu kawat gigi (wire), bracket (awam menyebutnya behel), rubber band (karet yang dipasang pada bracket untuk menahan kawat), dan molar band (dipasang pada gigi belakang, menahan ujung kawat agar tidak lepas dan melukai jaringan lunak mulut). Kawat yang dipasang pada bracket akan menghasilkan gaya untuk menggeser gigi. Oleh sebab itu agak aneh jika Anda mengatakan bahwa bracket baru dipasang pada gigi depan. Tidaklah heran jika Anda menyebutkan bahwa gigi atas belum mundur juga. Saya ingin tegaskan sekali lagi, perawatan orthodontik tidak dapat dilakukan asal-asalan, semua tindakan ada alasannya. Jika kebutuhan ruangan besar maka mau tidak mau ada gigi-gigi yang terpaksa dicabut. Perawatan ini idealnya dilakukan oleh dokter gigi yang sudah bergelar spesialis orthodonti (drg. Sp.Ort) apalagi jika kasusnya cukup berat. Perawatan orthodontik cekat tidak tercakup dalam kurikulum dokter gigi umum, jadi biasanya dokter gigi umum yang memasang kawat gigi mendapatkan ilmu dengan mengikuti kursus yang tentunya tidak selengkap dan sedalam dokter gigi spesialis. Sangat tidak disarankan untuk memasang kawat gigi pada tukang gigi, demikian juga pemasangan kawat gigi yang kini marak ditawarkan secara online yang tidak jelas dan malah merugikan pasien.

Saya sarankan Anda untuk berkonsultasi kembali ke dokter gigi yang merawat Anda secara lebih detil mengenai rencana perawatan Anda. Anda berhak mendapatkan keterangan yang lengkap dan jelas mengenai prosedur dan tahapan perawatan yang akan dokter gigi tersebut lakukan terhadap Anda. Galilah informasi sebanyak-banyaknya. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu Anda.
drg. Martha Mozartha
Pengasuh Rubrik Kesehatan Gigi dan Mulut Klikdokter.com

    0 Komentar

    Belum ada komentar