Sukses

Kesuburan Pasca Kuretase

11 Nov 2014, 11:57 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dear Dokter, saya awal bulan Oktober kemaren dikuret karena BO pada usia kehamilan 9w. Setelah istirahat 3 minggu saya masuk kerja lagi. Tapi kok kalau konsentrasi bekerja perut terasa agak panas ya?apalagi sebelum dan sedang haid pertama setelah kuret terasa banget perubahan saat santai dan bekerja, saat santai biasa saja, tapi kalau sudah bekerja mulai lagi terasa agak panas. kenapa itu ya dok? o ya, saya sudah kontrol ke dokter seminggu setelah kuret, saya di USG dan katanya rahim saya sudah bersih. apakah setelah kuret bisa cepat hamil lagi?karena saya sudah sangat ingin dapat momongan. kenapa kok habis kuret ini badan saya jadi tambah gemuk dok, apa ada pengaruh antibiotik dan profertil yang saya minum setelah kuret? Mohon dibantu ya dok, terimakasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Kuret adalah tindakan medis untuk mengeluarkan jaringan dari dalam rahim.Jaringan itu sendiri bisa berupa tumor,selaput rahim,atau Janin yang dinyatakan tidak berkembang maupun sudah meninggal.

Pasca tindakan kuretase, rahim ibu belum langsung sembuh total. Untuk itu disarankan agar tidak melakukan aktivitas fisik yang berat, menghindari hal-hal yang memicu stress fisik maupun psikis, dan berhubungan intim terlebih dahulu minimal 40 hari pertama, karena hal ini bisa memicu kontraksi rahim yang berakibat rasa nyeri hingga terjadi perdarahan.

Tindakan kuret tidak memberikan dampak pada tingkat kesuburan. Hal yang terpenting perlu dicermati adalah siklus menstruasi yang ada. Kehamilan sebenarnya dapat terjadi bila anda sedang berada dalam masa subur anda, yaitu masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir.

Namun untuk kehamilan selanjutnya, disarankan untuk menunda minimal 3 bulan agar bentuk dan fungsi rahim bisa kembali normal seperti semula. selain itu, menunda kehamilan dimaksudkan agar pasangan suami-isri bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik khususnya secara psikis setelah kehilangan calon bayi. Karena pada sebagian besar ibu yan mengalami kegagalan dalam kehamilannya akan mengalami shock atau stress.

Profertil atau obat penambah kesuburan adalah obat untuk menstimulasi terjadinya ovulasi pada wanita. Tidak ada hubungan langsung antara konsumsi profertil dengan peningkatan nafsu makan ataupun penambahan berat badan. Kami sarankan untuk tetap menjaga berat badan ideal agar terhindar dari penyakit yang berkaitan dengan kegemukan, dan rutin kontrol ke dokter untuk mengetahui kesehatan reproduksi Anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar