Sukses

Demam Chikungunya, SJS

16 Oct 2014, 13:39 WIB
Pria, 84 tahun.
DOK SAYA CALVIN SAYA SUDAH KONSUL KE DOK SP SARAF DAN DINYATAKAN TERKENA VIRUS CIKUNGUNYA DAN SINDROM STEVEN JOHNSEN KATANYA PENYAKIT INI DAPAT MENYEBABKAN KELUMPUHAN DOK SAYA MOHON PENYEBABNYA APA ,SARAN DAN BANTUANNYA APA YG HARUS DILAKUKAN DAN PEMERIKSAAN LAB APA SAJA YG DIPERLUKAN TERUS TERANG SAYA STRES SKALI MOHON BANTUANNYA TERIMA KASIH
Admin KlikDokter

Dijawab Oleh:

Admin KlikDokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

 

 

 

 

Penyakit Chikungunya memiliki gejala sebagai berikut: demam, sakit kepala, meriang, mual, lemah, muntah, nyeri sendi dan bercak kemerahan  pada kulit. Gejala yang khas adalah nyeri di persendian yang hebat dan kadang  terus menerus sehingga tangan dan kaki sulit digerakkan. Penyakit ini termasuk penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya, gejala biasanya akan menghilang dalam 3-10 hari. Namun rasa nyeri pada tulang, otot dan persendian dapat berlangsung sampai berbulan-bulan.

 

 

Pengobatan yang diberikan pada penyakit Chikunya bersifat suportif; yaitu mengurangi gejala demam dengan antipiretik, non-steroid anti-inflamasi drugs (NSAID) untuk mengurangi nyeri pada sendi dan banyak istirahat dan meningkatkan asupan gizi dapat mempercepat kesembuhan. Pemeriksaan laboratorium yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan darah, biasanya dapat ditemukan jumlah sel darah putih yang meningkat. Pemeriksaan darah yang lebih lanjut adalah dengan teknik ELISA.

 

Untuk membaca lebih lengkap mengenai penyakit Chikungunya, Anda dapat mengakses artikel kami dengan meng klik link berikut: Demam Chikungunya

Steven Johnson Syndrome (SJS) merupakan suatu kelainan kulit dan membran mukosa yang dapat membahayakan jiwa. Awalnya SJS memberikan gejala yang menyerupai infeksi saluran napas, muntah, diare selama 1-14 hari, yang kemudian diikuti oleh munculnya kelainan kulit berupa  merah-merah, bintik-bintik atau lepuh-lepuh di kulit. Selain di kulit muncul juga erosi, vesikel (gelembung isi air) dan bulae (gelembung isi nanah) di mukosa orifisium (misal di mulut dan kelamin) serta timbul kelainan juga di mukosa mata.

Penyebab timbulnya SJS masih belum diketahui (idiopatik), diduga disebabkan karena adanya kelainan pada sistem imun. Namun demikian, SJS sering ditemukan akibat adanya reaksi hipersensitivitas (alergi) terhadap obat-obatan (terutama antibiotik dan obat golongan sulfa), akibat adanya infeksi atau akibat penyakit kanker. Penyakit ini tidak menular. Merupakan kasus yang jarang ditemukan dan lebih sering menyerang orang dewasa dari pada anak-anak.

Hingga saat ini, belum ditemukan cara untuk mencegah terjadinya SJS karena timbulnya SJS tidak dapat diperkirakan. Namun, SJS yang disebabkan oleh alergi obat dapat dicegah dengan menghindari penggunaan berulang obat yang menjadi sumber alergi tersebut. Karena itu, catatlah selalu obat-obatan yang menimbulkan alergi pada diri Anda dan informasikanlah hal tersebut kepada dokter agar dokter tidak memberikan obat-obatan tersebut kepada Anda.

 

 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

 

 

 

 

 

Salam,

 

 

Redaksi Klikdokter


    0 Komentar

    Belum ada komentar