Sukses

Jumlah Cairan Semen Sedikit

16 Oct 2014, 18:27 WIB
Pria, 28 tahun.
Dr yang terhormat, Saya laki-laki berumur 28 tahun, istri saya 24 tahun, sudah menikah dari tanggal 27 Maret 2009, sampai sekarang masih belum diberikan keturunan, sebelumnya istri saya sempat hamil tapi hanya sampai 3 bulan dan kemudian keguguran dan dikuret, sampai sekarang istri saya belum hamil lagi. Sebelum saya menikah, saya pernah cek sperma di Lab karena saya adalah orang telekomunikasi dimana pekerjaan saya berhubungan dengan radiasi jadi sebelum menikah saya sempatkan cek sperma karena takut saya kena radiasi, dari pengecekan tersebut didapat seluruh parameter normal mulai dari jumlah sperma, morfologi, pergerakan, infeksi dsb (intinya normal). Tapi per tanggal 30 Oktober 2010 saya coba melakukan pemeriksaan ulang Sperma saya, dan didapat hasil : Jumlah sperma normal, morfologi normal tetapi pergerakan sperma tidak normal (hanya 10% yang bergerak lurus, 50% tidak ada yang bergerak lurus alias pontang-panting, sisanya bergoyang2 dan mati). Kesimpulan dari pengecekan tersebut saya ada masalah seminal/kekurangan cairan semen (seminal fluids). Mohon bantuannya apakah masalah tersebut bisa diobati/dinormalkan kembali? dan kira-kira apa mahal pengoobatannya? karena saya berasal dari golongan pendapatan kecil. Terima kasih atas bantuannya. Salam
Admin KlikDokter

Dijawab Oleh:

Admin KlikDokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Hasil analisis sperma Anda menunjukkan adanya  Hipospermia. Hipospermia berarti bahwa volume cairan semen (cairan pembawa sperma) Anda rendah. Jika jumlah cairan sperma suami Anda cukup rendah dapat menyebabkan tidak cukupnya cairan untuk menghantarkan sperma ke serviks hingga ke sel telur. Ini dapat mengakibatkan kesulitan untuk memiliki keturunan bagi pasangan bersangkutan.

Hipospermia dapat disebabkan oleh:

1. Sumbatan saluran sperma

2. Ejakulasi Retrograd

3. Infeksi tertentu

4. Kelainan Hormon

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis Andrologi untuk mendiskusikan langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk menentukan penyebab suami Anda mengalami Hipospermia. Penanganan yang sesuai dapat dilakukan bila telah diketahui penyababnya, misalkan bila diakibatkan sumbatan saluran sperma maka mungkin dapat dilakukan operasi atau jika terjadi infeksi dapat diberikan antibiotik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar