Sukses

Cek darah saat hamil

16 Oct 2014, 13:39 WIB
Pria, 28 tahun.
Selamat siang dok, Istri saya sedang hamil 25 minggu, saat periksa ke dokter kandungan di sarankan untuk cek darah. Apakah orang hamil di haruskan cek darah? Istri saya tidak ada riwayat diabetus melitus. Mohon sarannya. Terima kasih
Admin KlikDokter

Dijawab Oleh:

Admin KlikDokter

Saudara yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pemeriksaan darah yang dilakukan saat kehamilan, dapat dimanfaatkan untuk mengetahui nilai dari komponen darah yang penting diketahui dalam menjaga kondisi kehamilan dan sebagai acuan jika sewaktu-waktu ditemukan permasalahan pada usia kehamilan selanjutnya.

Pada orang hamil, nilai haemoglobin (Hb) cenderung rendah dan dapat ditandai dengan daerah konjungtiva mata dan kulit pucat. Jika memang terbukti nllai Hb rendah, maka kemungkinan istri Anda mengalami anemia, dan anemia yang sangat sering terjadi pada ibu hamil adalah anemia defisiensi besi. Untuk penanganannya adalah dengan memberikan suplemen besi. Nilai lain yang dapat diketahui adalah nilai hematokrit (Ht) yang dapat menandakan kekentalan darah istri Anda. Nilai tersebut harus dipertahankan dalam kisaran normal. Jika terdapat peningkatan yang berlebihan, ditakutkan dapat memberi komplikasi yang dapat mengancam keselamatan janin yang dikandung. Selain itu jika ditemukan peningkatan atau penurunan nilai leukosit atau nilai sel darah putih maka dapat mengindikasikan adanya suatu proses infeksi. Jika memang benar terjadi infeksi, maka harus diobati segera karena dapat mengganggu proses kehamilan. Masih banyak jenis pemeriksaan darah yang dapat dilakukan, misalnya saja nilai gula darah. Meskipun pada istri Anda tidak terdapat riwayat diabetes, pada mereka dengan risiko tinggi diabetes mellitus, dapat dilakukan pemeriksaan skrining penyakit DM pada kehamilan (Diabetes Mellitus Gestasional/DMG). Beberapa faktor risiko tinggi DMG adalah:

  • Wanita usia >30 tahun
  • Indeks masa tubuh >30
  • Terdapat riwayat Diabetes melitus pada salah satu orang tua
  • Terdapat riwayat melahirkan bayi dengan berat badan lebih atau sama dengan 4 kg.
  • Terdapat glukosa dalam urin (didapatkan dari pemeriksaan urin)

Sebelum melakukan pemeriksaan darah, sebaiknya Anda menanyakan jenis pemeriksaan darah seperti apa yang diinginkan, atau apakah ditemukan tanda-tanda khusus yang kemudian membuat seorang dokter menyarankan untuk melakukan pemeriksaan tersebut, atau hanya sebagai acuan dasar untuk memelihara kehamilan di kemudian hari.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar