Sukses

Durasi haid memendek

20 Oct 2014, 01:47 WIB
Wanita, 29 tahun.
selamat pagi Dokter... Saya mau menanyakan tentang siklus menstruasi saya.empat bulan terakhir ini durasi menstruasi saya pendek berkisar 1 sampai tiga hari sudah selesai...Padahal menstruasi saya teratur setiap bulannya 25-27 hari.dan darah yang keluar juga tidk terlalu banyak,misalkan dihari pertama menstruasi darahnya yang keluar banyak terus hari kedua sedikit,sedangkan hari ketiga hanya berupa flek coklat saja.Tetapi misal dua hari setelah menstruasi saya melakukan hubunga dengan suami,keluar lagi flek darah berwarna merah.padahal tidak ada rasa sakit pada perut atau rahim saya..Apakah itu normal Dokter??Dan apakah bisa mengganggu kesuburan saya?? Karena Tahun depan saya dan suamiberencana meemiliki anak lagi. Oya dokter bulan februari kemarin saya sudah melakukan pemeriksaan papsmear dan kata dokter rahim saya sehat dan tidak ada penyakit...Bulan agistus kemarin saya juga dapat memeriksakan diri kedokter memeriksakan haid saya yang durasinya pendek.lah Tapi setelah Dokter melakukan pemeriksaan dalam dan USG katanya rahim saya baik - baik saja.dan itu normal. tapi saya merasa takut siklus menstruasi saya ini akan mengganggu kesuburan saya dan susah untuk memiliki keturunan.Apakah ini normal Dokter.Saya mohon saran dari Dokter,apa solusi terbaik untuk permasalahan saya ini,karena ini semua membuat saya tertekan dan stres.Dan saya sudah dua tahun ini tidak menggunakan alat kontrasepsi,saya dan suami menggunakan sistim kalender untuk menunda kehamilan saya selama ini.Sekarang anak saya sudah tiga setengah tahun umurnya dan tahun depan saya dan suami ingin menambah momongan lagi.Saya mohon solusi dari Dokter,apa yang bisa dilakukan.Terima kasih sebelumnya Salam Ratna
Admin KlikDokter

Dijawab Oleh:

Admin KlikDokter

Saudari yang Terhormat,


Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari. Dari data yang Anda kemukakan, diketahui bahwa sebenarnya siklus menstruasi Anda normal. Perubahan durasi menstruasi umumnya dikarenakan ketidakseimbangan hormonal yang dapat disebabkan oleh gaya hidup sehari-hari. Beberapa faktor yang dapat berperan seperti pola makan yang menjadi tidak teratur, stress, aktivitas berlebihan. Coba analisa kembali kegiatan Anda beberapa bulan terakhir, dan hilangkan perasaan tertekan dan stress yang Anda rasakan. Hal tersebut akan semakin menimbulkan gangguan pada keseimbangan hormonal yang menyebabkan siklus menstruasi menjadi semakin tidak teratur dan sulit untuk menentukan masa subur.

 

 

 

Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk memperoleh buah hati adalah dengan melakukan hubungan seksual pada masa subur. Bagaimanakah menghitung masa subur? Masa subur adalah masa 14 hari +/- 2 hari sejak terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur) hingga hari pertama menstruasi berikutnya. Siklus menstruasi yang dipakai merupakan siklus menstruasi rata-rata yang dihitung selama minimal 3 bulan (lebih baik lagi bila 6 bulan). Apabila siklus haid Anda selalu teratur selama 30 hari, misal pada siklus antara tanggal 23 Juli-22 Agustus 2010 maka masa subur Anda jatuh pada tanggal 6-10 Agustus 2010.  Namun perlu Anda ketahui bahwa perhitungan ini hanya efektif apabila siklus menstruasi Anda teratur. Perhitungan hanya menggunakan 1 siklus kurang akurat.

 

 

 

Hubungan seksual yang dilakukan di sepanjang masa subur, maka kemungkinan pembuahan sangat meningkat. Adapun posisi hubungan yang paling baik adalah posisi misionaris (pria di atas). Selain itu, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mempersiapkan kehamilan, yaitu:

 

 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

  •  

 

 

  • Asupan nutrisi yang adekuat, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup

 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar