Sukses

Pengganti susu sapi

16 Oct 2014, 13:39 WIB
Wanita, 28 tahun.
Pagi dokter. Anak saya umur 3 bln dg BB 7,2 kg. Anak saya di vonis dokter alergi berat karena muka dan lehernya ada bintik2 merah sehingga susu formula mesti di ganti dg susu SOYA dan saya pun di pantang makan telur, kacang tanah, ikan laut, dan susu sapi karena saya masih memberi ASI. tapi walau saya sudah turuti perintah dokter, bintik2 merah itu masih ada. Hilang kalau di oles dg salep MEDICORT. Apakah itu benar2 alergi atau penyakit lain? Kalau benar alergi, apakah bersifat permanen?? Tidak bisakah anak saya minum susu sapi?? Mohon jawabannya. terima kasih.
Admin KlikDokter

Dijawab Oleh:

Admin KlikDokter

Ibu yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Alergi sebenarnya merupakan reaksi hipersensitivitas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi memang biasanya terjadi pada anak dari orang tua yang juga memiliki alergi (genetik). Namun, pada beberapa kasus dapat juga ditemukan anak yang menderita alergi meskipun orang tuanya tidak memiliki alergi apapun karena disamping faktor genetik alergi juga dapat muncul karena faktor-faktor lain seperti faktor lingkungan, faktor infeksi dan polutan. Anak yang tidak mendapatkan ASI memang lebih berisiko untuk mengalami alergi susu sapi dibandingkan anak yang mendapatkan ASI ekslusif.

Anak yang alergi susu sapi jika dipaksa untuk mengkonsumsi makanan yang memicu alerginya (susu formula biasa) akan mengalami reaksi alergi yang terus menerus. Timbulnya reaksi alergi ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi anak dan membuat anak menjadi lebih rewel. Lebih lanjut, hal tersebut dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

Disamping itu, bayi yang mengalami alergi jika tidak dilakukan usaha untuk mengatasinya maka saat dewasa akan mudah terkena alergi seperti asma atau alergi hidung (rhinitis). Kejadian alergi ini dapat sangat mengganggu aktifitas sehingga mampu menurunkan kualitas hidupnya kelak. Karena itu, intervensi sejak dini perlu dilakukan untuk mencegah berlanjutnya proses alergi menjadi yang lebih berat (asma atau rhinitis)

Apabila anak anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, susu gandum, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai. Sedangkan untuk  Anda (jika masih memberikan ASI) sebaiknya juga menghindari makanan-makanan tersebut.

Pada kasus anak Anda, kemungkinan besar bintik-bintik merah pada muka dan leher adalah salah satu gejala klinis dari alergi. Gejala klinis alergi susu sapi pada anak paling banyak terlihat pada saluran pencernaan dalam bentuk muntah, diare berlanjut yang kadang dapat disertai darah, serta konstipasi atau sembelit (50 - 60%). Gejala klinis lain dapat terlihat pada kulit dan saluran napas. Pada kulit dapat terlihat merah-merah pada kedua sisi pipi bayi, seperti yang terjadi pada anak Anda.

Susu soya memang sering menjadi pilihan pertama sebagai susu pengganti terhadap anak yang dicurigai menderita alergi. Dibandingkan susu terhidrolisis sempurna lainnya, susu soya unggul karena harganya yang relatif lebih murah dengan rasa yang lebih familiar. Keunggulan lain dari susu soya adalah:

  • bebas laktosa sehingga aman untuk diet bebas laktosa

  • memiliki kandungan kalsium:fosfor (2:1) seperti pada ASI yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi

  • mengandung omega 6 dan omega 3 sebagai bahan dasar pembentukan AA dan DHA untuk tumbuh kembang otak yang optimal

  • mengandung karbohidrat yang terkandung dalam maltodextrin yang dapat ditoleransi oleh sistem pencernaan yang terluka karena diare ataupun yang alergi terhadap susu sapi.

Namun, terdapat penelitian bahwa 30-40% anak alergi susu sapi bukan tidak mungkin terkena alergi soya.

Berikut beberapa judul artikel yang dapat Anda baca mengenai alergi susu sapi:

Gejala Klinis Alergi Susu Sapi :

https://www.klikdokter.com/article/detail/663

Soya Bukan Solusi Mengatasi Alergi Susu Sapi :

https://www.klikdokter.com/article/detail/534

Kenali Gejala ALergi Susu Sapi :

https://www.klikdokter.com/article/detail/496

Salep yang Anda tanyakan memang mengandung steroid yang bermanfaat untuk mengurangi bintik kemerahan pada kulit yang didasari oleh reaksi alergi. Namun memang jalan terbaik untuk memastikannya adalah dengan pemeriksaan kasat mata oleh dokter yang berpengalaman. Sedangkan mengenai sifat dari alergi tersebut adalah permanen karena mereka yang memilki alergi sudah memiliki memori terhadap benda atau apapun itu yang menimbulkan reaksi alergi. Saudari jangan khawatir, reaksi alergi dapat ditekan dengan cara meningkatkan sistem pertahanan tubuh anak dan tentunya dengan pencegahan dari paparan terhadap benda-benda yang memicu reaksi alergi. Selama Anda masih dapat mencukupi kebutuhan minum anak dengan ASI, kami sarankan agar Anda tetap menyusui dengan ASI tanpa mencampur dengan jenis susu lainnya.


Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (RIPI)


Salam,


Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar