Sukses

Nyeri Saat berhubungan Intim

08 Nov 2014, 17:00 WIB
Wanita, 25 tahun.

Selamat pagi, Dokter, saya suka mengalami rasa sakit saat berhubungan intim dengan suami saya, vagina saya juga sering kering meskipun sudah diransang dan setelah berhubungan intim saya merasa bibir vagina saya tebal kaya bengkak. Saya juga sering tidak bisa menahan kencing, sekalinya menahan kencing maka saya akan terus menerus kencing disertai rasa perih. saya juga sering mangalaminya terutama saat haid. Dokter, apa yang terjadi dengan saya dan apa yang harus saya lakukan?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Namun sebelumnya izinkan kami untuk menjelaskan sedikit tentang kondisi Anda ini.

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Tentunya hal ini sangat mengganggu bagi pasangan suami istri. Dispareunia (nyeri saat berhubungan intim) ini dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  • Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  • Kurang 'foreplay' atau 'pemanasan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  • Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  • Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  • Infeksi pada vagina
  • Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri]
  • Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Pada keadaan normal, organ intim wanita maupun pria akan mengeluarkan cairan lendir yang berguna sebagai pelumas / lubrikan, cairan ini berguna untuk mengurangi gaya gesekan antara penis dan vagina. 

Pada kasus Anda, bila lubrikan sedikit atau terasa kering, pada saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) dapat menyebabkan trauma atau luka pada daerah vagina dan sekitarnya sehingga bengkak dan atau terjadi luka-luka kecil yang berdampak pada rasa perih ketika dibasuh air, atau saat Anda kencing. 

Yang dapat dilakukan bila merasa cairan lubrikan kurang padahal sebelumnya sudah melakukan foreplay atau 'pemanasan' adalah dengan memakai cairan lubrikan tambahan. 

Apabila keluhan nyeri saat berhubungan intim tetap berlanjut, berkonsultasilah ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dispareunia yang Anda rasakan disebabkan oleh hal-hal lain seperti gangguan hormonal, endometriosis, infeksi, dan lainnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat.

Salam, 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar