Sukses

Mengapa Tubuh Tetap Kurus?

07 Nov 2014, 15:37 WIB
Pria, 28 tahun.

Saya sejak kecil kurus, sejak akhir masa SMA ketika tinggi badan saya sudah tetap 175 cm, berat badan saya selalu di 52 kg, jika bulan puasa turun 2 kg setelah lebaran naik 2 kg dan gak berubah lagi, makan banyak atau sedikit, minum susu atau tidak, gak berpengaruh. Saya sudah lama bertanya-tanya sampai akhirnya saya menemukan artikel tentang Fat Level Point, dari sana saya baru paham jika saya memang turunan tubuh kurus, yaitu dari ibu, terbukti sepupu saya dari ibu kebanyakan kurus mulai masa muda sampai tuanya. Tentang FLP saya sudah bisa terima, tapi yg saya masih belum menemukan jawaban, kemana larinya asupan gizi yang saya makan, karena di artikel hanya disebutkan bahwa tubuh akan menyesuaikan dgn FLP dgn melakukan metabolisme. nah metabolisme seperti apa?.. ketika saya makan banyak, dan hari itu saya tidak berolah raga atau hanya banyak duduk atau diam, padahal setelah makan gula darah meningkat, tapi energi dari gula juga tidak disimpan ke lemak. Saya pernah menghitung BMR tubuh saya, saya bandingkan dgn kalori yg saya konsumsi, hasilnya ada banyak selisih kelebihan kalori yg tidak tau larinya kemana. Mohon penjelasannya, jika jawabannya bisa lebih spesifik atau banyak mengulas tentang kimia maupun fisiologi tubuh saya akan lebih senang, terima kasih.

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Nilai BMI Anda adalah 16.9, dimana masih tergolong di bawah normal (18.5-24.9). Pada dasarnya, yang menyebabkan berat badan tidak bertambah adalah karena asupan energi yang lebih rendah dari kebutuhan sebenarnya, sehingga energi cadangan Anda dalam bentuk lemak akan digunakan. Penyebab lain adalah karena metabolisme tubuh yang cepat (biasanya merupakan faktor keturunan).  Selain itu, seseorang yang termasuk dalam kategori kurus dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti hipertiroid atau tuberkulosis.

Pada beberapa penelitian medis, disebutkan bahwa faktor genetik ikut berperan dalam mempengaruhi metabolisme tubuh seseorang, sehingga juga dapat mempengaruhi berat badan. Gen yang membawa faktor genetik tersebut berperan dalam memberikan instruksi kepada tubuh untuk proses metabolisme, dan penyesuaian terhadap lingkungan sekitarnya. Maka pada kasus Anda, terdapat kemungkinan faktor genetik ikut berperan dimana metabolisme tubuh Anda cenderung lebih cepat. Namun faktor ini tidak berdiri sendiri dan dipengaruhi pula oleh hal lain seperti asupan gizi (nutrisi) sehari-hari Anda, aktivitas fisik, lingkungan, dan sebagainya.

Perlu diperhatikan pula adakah keluhan lain yang Anda rasakan seperti batuk lebih dari 2 minggu, berdebar-debar, sering berkeringat, tangan gemetar, sering buang air besar? Gejala tersebut dapat merupakan gejala penyakit yang dapat mengganggu metabolisme tubuh Anda.

Sementara itu, yang dapat Anda lakukan untuk menambah berat badan secara sehat antara lain: 

  • Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang, dengan porsi lebih banyak dari biasanya. Serta ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal. 

  • Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak protein dan karbohidrat seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu. 

  • Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.

  • Istirahat yang cukup agar energi Anda tidak banyak terbuang percuma.

  • Memperbanyak minum air putih, dapat memperbaiki metabolisme tubuh Anda serta melancarkan pencernaan Anda. Minum setidaknya 1.5-2 liter air mineral sehari.

  • Kebiasaan minum susu sudah baik, gunakan susu full cream (whole milk) agar Anda mendapatkan nutrisi lebih.

  • Selain itu, cobalah untuk memperhatikan label makanan yang Anda konsumsi, untuk mengetahui jumlah kalori dan kandungan nutrisi pada produk makanan yang Anda beli tersebut. 

Apabila Anda merasa sehat dan tidak ada keluhan medis, namun dengan tips di atas Anda belum dapat menambah berat badan, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk pengaturan menu makanan sesuai dengan kondisi tubuh Anda. Untuk itu, berikut terdapat sebuah artikel yang pernah ditulis oleh redaksi kami : Makan Banyak, Tapi Tetap Kurus? Waspadai Penyakit-penyakit Berikut ini!

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar